Menu

Mode Gelap
Amsakar Kukuhkan 50 Paskibraka Batam, Tekankan Disiplin dan Nilai Pancasila Jukir Dan 136 Orang Terangkut Tim Bareskrim Polri Grebek Jekpot Nagoya Game Zona dan Kasino 2 Purnawirawan TNI Desak Prabowo Copot Kapolri, Sebut Kasus Roy Suryo ‘Dagelan Hukum’ Bareskrim dan Polda Kepri Grebek Kasino Hollywood Batam, Ratusan Orang Diamankan Mabes Polri Gerebek Nagoya Game Zone Batam, Gegana Turun Amankan Lokasi Judi Jackpot Bareskrim Polri Turun ke Batam, Arena Gelper Depan Hotel Utama Digerebek

Nusantara

Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Aksi Massa, Dugaan Pengintaian Jadi Sorotan

badge-check


 Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Aksi Massa, Dugaan Pengintaian Jadi Sorotan Perbesar

Askaranews.com. Yogyakarta-Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, mengaku menemukan sebuah alat pelacak (GPS tracker) yang terpasang pada kendaraan yang digunakannya usai mengikuti aksi massa di kawasan Gejayan, Yogyakarta.

Peristiwa tersebut bermula ketika ponsel milik Tiyo menerima notifikasi yang mengindikasikan adanya perangkat pelacak asing yang bergerak mengikuti lokasinya. Merasa ada hal yang tidak wajar, Tiyo kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang digunakannya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sebuah perangkat yang diduga berfungsi sebagai alat pelacak dan terpasang di bagian bawah kendaraan. Temuan itu kemudian menjadi perhatian publik karena memunculkan dugaan adanya upaya pengintaian terhadap aktivis mahasiswa.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah beredar informasi bahwa sejumlah mahasiswa lainnya juga menerima pesan-pesan mengganggu dari nomor tidak dikenal dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait keamanan aktivis, kebebasan berpendapat, serta perlindungan terhadap warga negara yang menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui siapa pihak yang memasang alat tersebut maupun apa tujuan keberadaannya di kendaraan yang digunakan Tiyo. Belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum ataupun instansi terkait mengenai temuan tersebut.

Sejumlah kalangan menilai bahwa apabila dugaan pengintaian itu terbukti, maka kasus ini dapat menjadi perhatian serius terkait perlindungan hak-hak sipil, kebebasan berekspresi, serta jaminan keamanan bagi masyarakat yang menyampaikan pendapat secara damai.

Publik berharap aparat berwenang dapat melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional guna mengungkap fakta yang sebenarnya, termasuk asal-usul perangkat yang ditemukan dan pihak yang bertanggung jawab atas pemasangannya.

Hingga berita ini diturunkan, Tiyo Ardianto maupun pihak terkait masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut mengenai temuan alat pelacak tersebut. (Red)

Baca Lainnya

Semangat Kemerdekaan, IMPAS Aceh-Jakarta Gelar Bakti Sosial dan Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Pemulung

15 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, TNI Kerahkan Personel, Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak

15 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT

14 Agustus 2026 - 18:09 WIB

BEM Politeknik Bisnis Digital Indonesia Gelar Diskusi Politik, Dorong Mahasiswa Kritis Kawal Demokrasi dan Kebijakan Publik

13 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Menjelang Hari Damai Aceh 2026, Ketua SODARA Ajak Masyarakat Jaga Silaturahmi dan Dorong Penuntasan MoU Helsinki

13 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Trending di Nusantara