Askaranews.com. Bogor-Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Bisnis Digital Indonesia (BEM Polbis) mendorong mahasiswa untuk memperkuat budaya diskusi, kajian kritis, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan politik dan kebijakan publik yang berkembang di Indonesia.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Diskusi Politik yang diselenggarakan oleh BEM Politeknik Bisnis Digital Indonesia pada 11 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Aula Lantai 4 Politeknik Bisnis Digital Indonesia dan diikuti oleh mahasiswa yang memiliki perhatian terhadap perkembangan politik serta dinamika kehidupan demokrasi di Indonesia.
Dalam diskusi tersebut, peserta membahas berbagai isu politik yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari dinamika kebijakan pemerintah, kondisi demokrasi, hingga peran generasi muda dalam mengawal proses politik dan kehidupan bernegara.
Forum diskusi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan dan melakukan pertukaran gagasan secara terbuka. Berbagai perspektif yang muncul menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki perhatian terhadap persoalan publik dan tidak ingin bersikap apatis terhadap perkembangan politik nasional.
Bagi BEM Politeknik Bisnis Digital Indonesia, diskusi politik menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mahasiswa agar mampu melihat persoalan bangsa secara lebih kritis dan objektif. Mahasiswa dinilai memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang dapat memberikan masukan sekaligus melakukan kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan yang berdampak kepada masyarakat.
Selain membahas persoalan politik, forum juga menekankan pentingnya partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi. Mahasiswa tidak hanya diharapkan menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu mengolah informasi, melakukan kajian, serta menyampaikan pendapat berdasarkan data dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya BEM Politeknik Bisnis Digital Indonesia dalam menciptakan ruang intelektual di lingkungan kampus. Diskusi terbuka dinilai penting untuk membentuk mahasiswa yang memiliki keberanian menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan pandangan, serta mampu berdialog secara sehat dalam menghadapi berbagai persoalan politik.
Melalui kegiatan ini, BEM Politeknik Bisnis Digital Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong mahasiswa agar aktif dalam mengawal kehidupan demokrasi dan berbagai kebijakan publik. Tradisi diskusi dan kajian kritis diharapkan tidak berhenti pada forum semata, tetapi dapat menjadi bagian dari gerakan intelektual mahasiswa dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Diskusi politik yang digelar pada 11 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa Politeknik Bisnis Digital Indonesia untuk memperkuat kesadaran politik, membangun keberanian berpikir kritis, serta menempatkan mahasiswa sebagai bagian penting dalam mengawal arah kehidupan demokrasi di Indonesia.























