Menu

Mode Gelap
Amsakar Kukuhkan 50 Paskibraka Batam, Tekankan Disiplin dan Nilai Pancasila Jukir Dan 136 Orang Terangkut Tim Bareskrim Polri Grebek Jekpot Nagoya Game Zona dan Kasino 2 Purnawirawan TNI Desak Prabowo Copot Kapolri, Sebut Kasus Roy Suryo ‘Dagelan Hukum’ Bareskrim dan Polda Kepri Grebek Kasino Hollywood Batam, Ratusan Orang Diamankan Mabes Polri Gerebek Nagoya Game Zone Batam, Gegana Turun Amankan Lokasi Judi Jackpot Bareskrim Polri Turun ke Batam, Arena Gelper Depan Hotel Utama Digerebek

Nusantara

Gubernur Aceh Ke-13 yang juga Tokoh Perdamaian Aceh Dr Zaini Abdullah Berpulang

badge-check


 Gubernur Aceh Ke-13 yang juga Tokoh Perdamaian Aceh Dr Zaini Abdullah Berpulang Perbesar

Askranews.com. Banda Aceh-Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh. Salah satu tokoh perjuangan Aceh sekaligus mantan Gubernur Aceh, Dr. Zaini Abdullah, meninggal dunia pada Sabtu (13/6/2026) pukul 12.24 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Kepergian Dr. Zaini Abdullah menjadi kehilangan besar bagi Aceh. Almarhum dikenal luas sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Aceh, baik dalam masa perjuangan maupun dalam proses pembangunan daerah pascaperdamaian.

Kabar wafatnya almarhum dengan cepat menyebar dan memicu gelombang duka dari berbagai kalangan. Ucapan belasungkawa datang dari tokoh masyarakat, ulama, pejabat pemerintahan, hingga masyarakat umum yang mengenal dedikasi dan pengabdian beliau terhadap Aceh.

Dr. Zaini Abdullah merupakan figur yang memiliki rekam jejak panjang dalam perjalanan politik dan sosial Aceh. Selain dikenal sebagai seorang dokter, beliau juga menjadi salah satu tokoh sentral dalam perjuangan rakyat Aceh dan berkontribusi dalam berbagai proses penting yang mengantarkan Aceh menuju era perdamaian.

Dalam perjalanan pemerintahan, Dr. Zaini Abdullah pernah dipercaya memimpin Aceh sebagai gubernur. Kepemimpinannya dikenang sebagai periode yang berfokus pada pembangunan daerah, penguatan perdamaian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana, tenang, dan dekat dengan masyarakat. Komitmennya terhadap kemajuan Aceh membuat namanya tetap dihormati lintas generasi. Banyak pihak menilai bahwa dedikasi dan pengorbanannya telah menjadi bagian penting dari sejarah modern Aceh.

Berdasarkan informasi keluarga, jenazah almarhum akan dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh setelah pelaksanaan salat Ashar. Ribuan pelayat diperkirakan akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk Aceh.

Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke kampung halamannya di Teureubue, Kabupaten Pidie, untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman diperkirakan berlangsung dengan dihadiri keluarga, sahabat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang ingin mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir.

Kepergian Dr. Zaini Abdullah meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Aceh. Namun, warisan pemikiran, perjuangan, dan pengabdian yang telah ditorehkannya akan tetap dikenang sebagai bagian penting dalam perjalanan sejarah daerah ini.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya bersama para aulia dan syuhada. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. (**)

Baca Lainnya

Semangat Kemerdekaan, IMPAS Aceh-Jakarta Gelar Bakti Sosial dan Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Pemulung

15 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, TNI Kerahkan Personel, Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak

15 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT

14 Agustus 2026 - 18:09 WIB

BEM Politeknik Bisnis Digital Indonesia Gelar Diskusi Politik, Dorong Mahasiswa Kritis Kawal Demokrasi dan Kebijakan Publik

13 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Menjelang Hari Damai Aceh 2026, Ketua SODARA Ajak Masyarakat Jaga Silaturahmi dan Dorong Penuntasan MoU Helsinki

13 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Trending di Nusantara