Menu

Mode Gelap
Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat Lis Minta Rembuk Pemuda Kepri Tak Terjebak Rutinitas, Dorong Inovasi dan Aksi Nyata Wali Kota Lis: RT/RW Bukan Individu, Tapi Perangkat untuk Layani Masyarakat Wali Kota Lis Kukuhkan Pengurus RW se-Kecamatan Tanjungpinang Kota, Perkuat Pelayanan di Tingkat Lingkungan Pasca Isu Nusron Reshuffle Kembali Menguat, Ahmad Doli Kurnia Paling Relevan Jadi Pengganti Setelah Peresmian Lima Kodam Baru, Berlanjut Pelantikan Pangdam di Monas

Kepri

Juni 2026, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat

badge-check


 Desain Museum dan Tugu Bahasa di Bukit Kursi, Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). F- ilustrasi pemprov kepri Perbesar

Desain Museum dan Tugu Bahasa di Bukit Kursi, Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). F- ilustrasi pemprov kepri

AskaraNews.Com. Tanjungpinang-Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebutkan, peletakan batu pertama pembangunan museum dan monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat, Juni 2026 mendatang. Hal tersebut disampaikan Ansar Ahmad saat berkunjung ke Pulau Penyengat bersama Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian Bappenas RI Medrilzam, Jumat (10/4/2026).

Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menyampaikan bahwa peletakan batu pertama pembangunan museum dan monumen Tugu Bahasa di Bukit Kursi, Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinag direncanakan Juni 2026 mendatang.

“Kita lagi menunggu lelang manajemen konstruksi. Perkiraan kita bulan Juni (2026) sudah mulai berjalan,” ungkap Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri menambahkan, kehadiran museum dan monumen tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Kepri, khususnya Tanjungpinang.

“Dengan tingginya wisatawan yang datang, nantinya juga akan berdampak terhadap pertumbuhan dan perputaran perekonomian di Tanjungpinang, khususnya di Pulau Penyengat,” harap Ansar Ahmad.

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian Bappenas RI Medrilzam menilai rencana pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata.

Menurutnya, potensi tersebut akan semakin kuat apabila pembangunan museum dan monumen telah rampung. Keberadaannya diyakini mampu menarik wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Pulau Penyengat ini sangat besar potensinya untuk wisata sejarah dan kebudayaan,” kata Medrilzam di Pulau Penyengat, Jumat (10/4).

Medrilzam menegaskan, akan terus mendorong realisasi pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat. Hal ini tidak terlepas dari nilai sejarah kawasan tersebut, termasuk kaitannya dengan lahirnya bahasa Indonesia.

“Kami berharap keunggulan ini dapat menarik wisatawan luar negeri, terlebih lagi jika ada event berskala internasional,” ujarnya.

Medrilzam terkesan dengan keindahan Pulau Penyengat. Ia menyampaikan hal tersebut setelah mengunjungi sejumlah titik, seperti Masjid Penyengat, Balai Adat, hingga lokasi rencana pembangunan monumen dan museum.

“Kalau ke Kepri sangat disayangkan tidak sampai ke Penyengat. Menurut saya, ini bisa menjadi magnet tersendiri,” tutup Medrilzam.

Baca Lainnya

Malam Puncak Dekrafest Kepri 2026, Angkat Kriya Karya Kepri ke Pasar Lebih Luas

21 September 2026 - 11:10 WIB

Dekra Business Match 2026, Strategi Dekranasda Kepri Buka Akses Pasar dan Dorong UMKM Naik Kelas

21 September 2026 - 11:03 WIB

PT TUN Medan Batalkan SK 7 Anggota KPID Kepri, Kadis Kominfo: Amar Keputusannya Sedang Dipelajari Biro Hukum

19 September 2026 - 13:53 WIB

Pemprov Kepri Beri Bantuan Rp500 Juta untuk Gempa di Flores,

19 September 2026 - 08:06 WIB

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Perkuat Warisan Budaya dan Ekonomi UMKM Kepri

19 September 2026 - 08:00 WIB

Trending di Kepri