Menu

Mode Gelap
Konsultasi Publik Ranperda Kampung Tua, Perkuat Kepastian Hukum 37 Kawasan Bersejarah Imigrasi Belakang Padang Laksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-33 Tahun 2026, Teguhkan Semangat “Ayah Wajib Hadir” Menuju Indonesia Emas 2045 SAPA Batam Kota Permudah Pelayanan Administrasi, Antrean Kini Lebih Tertib dan Efisien Bersih Batamku, Inovasi Kecamatan Batam Kota Dorong Budaya Kelola Sampah dan Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Karang Taruna Kota Batam dan Politeknik Pariwisata Batam Teken MoU untuk Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan SDM Kecamatan Batam Kota Luncurkan Inovasi “HALLO PAK CAMAT!”, Wujud Transformasi Pelayanan Publik Digital yang Cepat, Mudah, dan Responsif

Daerah

Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

badge-check


 Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama Perbesar

Askaranews.com. Mimika – Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandim bersama personel Kodim 1710/Mimika merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta memperkuat persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Prosesi perdamaian yang dipimpin oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, dilaksanakan melalui mekanisme adat dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang sebelumnya terlibat konflik. Dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan, kedua kubu yang bertikai, yakni kubu Newegalem dan kubu Dang, sepakat mengakhiri perselisihan dan kembali hidup berdampingan secara damai.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1710/Mimika mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, menghilangkan rasa dendam, menghormati nilai-nilai adat yang diwariskan para leluhur, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan di lingkungan masyarakat. “Mari kita jaga persaudaraan, hilangkan rasa dendam, hormati nilai-nilai adat yang ada, dan selesaikan setiap persoalan melalui musyawarah demi terciptanya kedamaian yang berkelanjutan,” ujar Dandim.

Sebagai simbol berakhirnya konflik, dilaksanakan ritual adat panah babi yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pematahan panah oleh Dandim 1710/Mimika bersama Kapolres Mimika. Selanjutnya, kedua kubu menandatangani kesepakatan damai sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengakhiri pertikaian serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Perdamaian ini menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan, memulihkan keharmonisan sosial, dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif di Kabupaten Mimika. Diharapkan, kesepakatan yang telah dicapai dapat terus dijaga dan dihormati oleh seluruh pihak, sehingga nilai-nilai persaudaraan, kedamaian, dan kebersamaan tetap terpelihara demi terwujudnya masyarakat Mimika yang rukun, damai, dan sejahtera. (Pendim 1710/Mimika)

Baca Lainnya

75 Santri Oemar Diyan Ikuti Pembinaan KKRI Kodim 0101/KBA, Perkuat Karakter dan Semangat Bela Negara

28 Juni 2026 - 13:10 WIB

Uya Kuya Ketua PAN DKI Jakarta, Viva Yoga: Dia Populer dan Bergaya Anak Muda

28 Juni 2026 - 10:05 WIB

Selamat atas terlantiknya Raflindo Sinaga Sebagai Ketua Umum PD PRIMA DMI Simalungun Periode 2026-2029

28 Juni 2026 - 08:48 WIB

Lewat Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Perkuat Silaturahmi dengan Warga

27 Juni 2026 - 18:49 WIB

Pengurus Pimpinan Daerah PRIMA DMI Simalungun 2026-2029 Sah Dilantik

27 Juni 2026 - 18:31 WIB

Trending di Daerah