Menu ✖

Mode Gelap
SAKKTI, Dari Aduan Menjadi Tindakan: Kecamatan Tanjungpinang Timur Perkuat Respons Pengaduan Masyarakat Sahabat Coffee CEO Hadir di Tanjungpinang, Wawako Ariza Dukung Pertumbuhan UMKM Audiensi MPIG Siput Gonggong, Lis Harap MPIG Perluas Peran, Kaji dan Lestarikan Biota Laut Kepri Pemko-BP KPBPB Perkuat Sinergi Akselerasi Investasi dan Pengembangan Kawasan FTZ Tanjungpinang WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia

Nasional

Indonesia Tangguhkan Partisipasi dalam Board of Peace di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran

badge-check


 Indonesia Tangguhkan Partisipasi dalam Board of Peace di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran Perbesar

AskaraNews.com,Jakarta-Pemerintah Indonesia memutuskan menangguhkan seluruh pembahasan terkait partisipasi dalam inisiatif Board of Peace, sebuah forum yang digagas Presiden Amerika Serikat.

Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah setelah serangan terhadap Iran yang memicu kekhawatiran global.

Menteri Luar Negeri Indonesia, , menyatakan bahwa langkah penangguhan dilakukan karena perkembangan situasi keamanan di kawasan yang memengaruhi prioritas diplomasi negara-negara yang terlibat dalam inisiatif tersebut. Menurutnya, perhatian komunitas internasional saat ini lebih terfokus pada dampak konflik yang melibatkan Iran.

Sugiono menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia akan melakukan konsultasi intensif dengan sejumlah mitra di kawasan Teluk yang terdampak langsung oleh meningkatnya ketegangan dan serangan militer yang terjadi. Dialog tersebut dinilai penting untuk memetakan situasi keamanan regional sekaligus menentukan langkah diplomasi yang tepat ke depan.

Di dalam negeri, rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sebelumnya menuai kritik dari berbagai kelompok politik dan organisasi keagamaan. Mereka menilai bahwa bergabung dalam forum yang diprakarsai oleh pemerintahan berpotensi melemahkan posisi tradisional Indonesia yang selama ini konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Dalam konteks yang sama, (MUI) juga mendesak pemerintah untuk segera menarik diri dari inisiatif tersebut. MUI berpendapat bahwa forum tersebut dinilai tidak efektif, terutama di tengah berlanjutnya operasi militer dan meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa keputusan penangguhan ini bersifat sementara sambil memantau perkembangan situasi geopolitik di kawasan. Jakarta juga menekankan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan menjaga stabilitas regional.

Baca Lainnya

WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar

7 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Kantongi SK Kemenkum, PB PII 2026–2028 Tegaskan Legalitas dan Minta Penggunaan Fasilitas Organisasi Tanpa Kewenangan Dihentikan

6 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Selaraskan Program Infrastruktur 2026–2027

6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

PB PII Apresiasi Polairud Malut Bantu 23 Siswa Morotai Menyeberang ke Sekolah

6 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Hari Pendidikan Internasional, HIMA KOSGORO 1957 Dorong Penguatan Kualitas Pendidikan Nasional

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Trending di Nasional