Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030 Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional Karimun Dominasi Cabor Barongsai Porprov VI Kepri 2026, Borong Lima Medali Emas Tim Futsal Tanjungpinang Taklukkan Lingga 5-0 pada Penyisihan Porprov VI Kepri 2026 20 ASN Pemko Tanjungpinang Tuntaskan PKA XII, Tiga Peserta Raih Peringkat Teratas Wali Kota Lis Darmansyah: Porprov Jadi Momentum Memajukan Woodball dan Mempererat Persaudaraan

Nasional

Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu

badge-check


 Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026), Sekretaris Jenderal PB PII, Atqiya Fadhil Rahman, mengatakan Pelajar Islam Indonesia merupakan organisasi kader yang menjunjung tinggi konstitusi, nilai-nilai Islam, serta semangat persaudaraan. Melalui Surat Edaran Nomor PB/Sek/SE/026/VII/1428–2026, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses keberlanjutan kepemimpinan organisasi telah dilaksanakan sesuai mekanisme konstitusi organisasi dan telah memenuhi aspek legalitas hukum serta administrasi yang berlaku.

“Sebagai Sekretaris Jenderal PB PII Periode 2026–2028, saya menegaskan bahwa legalitas organisasi yang telah diperoleh bukanlah untuk memperuncing perbedaan, melainkan menjadi landasan agar roda organisasi berjalan secara tertib, profesional, akuntabel, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sekjend Fadhil menambahkan, dengan demikian, tidak ada lagi ruang untuk mempertentangkan hal-hal yang telah diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku.

PB PII mengajak seluruh kader, alumni, dan keluarga besar Pelajar Islam Indonesia untuk mengedepankan ukhuwah, memperkuat komunikasi, serta menjaga marwah organisasi. Saat ini, energi kita harus diarahkan pada penguatan kaderisasi, dakwah, pengembangan intelektual pelajar, dan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Kami percaya bahwa organisasi yang besar bukanlah organisasi yang bebas dari perbedaan, melainkan organisasi yang mampu menyelesaikan setiap dinamika melalui konstitusi, musyawarah, dan semangat persaudaraan. Karena itu, kami mengajak seluruh keluarga besar PII untuk meninggalkan segala bentuk perbedaan yang berpotensi menghambat langkah organisasi dan bersama-sama membangun masa depan Pelajar Islam Indonesia yang lebih kuat, bersatu, dan berkemajuan,” lanjutnya.

Sementara, Ketua II PB PII Bidang Organisasi, Yusuf Wicaksono, mengatakan, Pelajar Islam Indonesia dalam menjaga persatuan serta melanjutkan estafet perjuangan organisasi tidak akan memecah belah kepengurusan baik di tingkat daerah maupun wilayah.

“Kita upayakan semaksimal mungkin untuk terus intens komunikasi dengan semua pihak, agar PII terus berjalan dalam koridor perjuangan,” ujarnya.

Yusuf menyebutkan, akan ada formulasi dalam menyikapi kepengurusan di tingkat wilayah dan daerah yang masih belum menggelar penyatuan.

“Langkahnya harus persuasif dan terukur, kita akan komunikasi dengan berbagai pihak demi menjaga marwah dan nama besar Pelajar Islam Indonesia,” tutupnya.

Perwarta : Yusuf Wicaksono
Editor      : Akm

Baca Lainnya

Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik

1 November 2026 - 16:39 WIB

Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:22 WIB

Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:17 WIB

MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

31 Oktober 2026 - 15:10 WIB

PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Trending di Nasional