Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Tanjungpinang

Beri Pembekalan, Wali Kota Lis Titip Empat Pesan untuk 56 Capaska Tanjungpinang

badge-check


 Beri Pembekalan, Wali Kota Lis Titip Empat Pesan untuk 56 Capaska Tanjungpinang Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengingatkan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 bahwa tugas mereka tidak berakhir setelah mengibarkan Merah Putih. Status sebagai Paskibraka membawa tanggung jawab dan nama baik yang tetap melekat setelah mereka purna.

Pesan itu disampaikan Lis saat memberikan pembekalan bertema “Pancasila Ideologi Bangsa Indonesia” kepada 56 calon Paskibraka Kota Tanjungpinang di Hotel Alltrue Tanjungpinang, Selasa (11/8/2026) malam.

Lis mengatakan para peserta tidak dipilih hanya karena mampu berjalan tegap, memberi hormat atau menjalankan tugas upacara. Mereka dipilih karena memiliki kemampuan, disiplin, tanggung jawab, ketahanan mental dan semangat kebangsaan.

“Kalian bukan hanya sekadar pengibar Merah Putih. Kalian anak-anak bangsa pilihan karena memiliki kemampuan, disiplin, tanggung jawab, ketahanan mental dan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Menurut Lis, saat berdiri di hadapan Merah Putih, para Paskibraka tidak hanya membawa nama sendiri. Ada nama orang tua, keluarga, sekolah, Kota Tanjungpinang hingga Provinsi Kepulauan Riau yang ikut mereka bawa.

Karena itu, status sebagai Paskibraka tidak berhenti setelah tugas pengibaran selesai. Sikap dan perilaku setelah purna tetap menjadi bagian dari tanggung jawab karena apa yang dilakukan dapat ikut membawa nama orang-orang dan lingkungan yang pernah membina mereka.

“Jangan menganggap tugas ini sebagai seremoni atau tugas tahunan. Ini adalah kehormatan, tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan kepada kalian,” tuturnya.

Lis menitipkan empat pesan kepada calon Paskibraka, yakni menjaga persatuan, menjadi teladan, menjaga disiplin dan nama baik.

“Paskib adalah karakter seumur hidup. Setelah purna, kalian harus membawa karakter yang sudah ditanamkan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan, bentuk perjuangan generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan senjata dan pengorbanan jiwa, kini tantangannya hadir dalam berbagai persoalan, seperti kemiskinan, ketertinggalan, narkoba, intoleransi, radikalisme, korupsi, hoaks, disinformasi, pengangguran hingga kerusakan lingkungan.

Persoalan tersebut, menurut Lis, harus dihadapi dengan ilmu, disiplin, karakter, kreativitas, teknologi dan prestasi.

“Jangan pernah merasa perjuangan telah selesai. Kemerdekaan memang telah diraih, tetapi Indonesia masih harus terus diperjuangkan,” tambahnya.

Pembekalan tersebut membahas Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa, perjalanan Pancasila dalam sejarah Indonesia, nilai dan fungsi Pancasila serta makna Merah Putih bagi Paskibraka.

“Merah putih di dada, bakti sepanjang hidup. Itu falsafah yang harus tertanam di dalam seorang anggota Paskibraka,” ujar Lis.

Pengalaman menjadi Paskibraka merupakan bagian dari sejarah yang akan dibawa peserta dalam kehidupan setelah purna. Nilai-nilai yang ditanamkan selama pembinaan diharapkan tetap menjadi bagian dari karakter mereka.

“Kalian mengukir sejarah. Paling tidak, bakti kalian kepada bangsa saat mengibarkan Sang Merah Putih tetap hidup. Kalian adalah bagian dari sejarah Kota Tanjungpinang,” tutup Lis

Sumber: MC TPI
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PA GMNI Jabar Siap Jadi Mitra Strategis & Kritis Pemerintah

25 Oktober 2026 - 18:07 WIB

HUT ke-1 KBMG Tanjungpinang, Weni Tekankan Solidaritas dan Tertib Berlalu Lintas

25 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di Tanjungpinang