Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Tanjungpinang

56 Capaska Tanjungpinang Jalani Diklat, Wali Kota Lis: Jaga Disiplin dan Solidaritas

badge-check


 56 Capaska Tanjungpinang Jalani Diklat, Wali Kota Lis: Jaga Disiplin dan Solidaritas Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Sebanyak 56 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungpinang 2026 mulai menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menyiapkan peserta untuk mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi bekal membentuk karakter dan kepemimpinan.

Pesan itu disampaikan Lis saat membuka pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka di Hotel Alltrue Tanjungpinang, Senin (10/8/2026). Kegiatan berlangsung selama sembilan hari, 10-18 Agustus 2026.

Lis mengatakan masa pelatihan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menempa diri. Mereka akan menjalani latihan fisik, kedisiplinan, ketepatan waktu, kekompakan, serta pembinaan mental.

“Jangan takut pada proses yang berat karena proses yang berat itulah yang akan membentuk kalian menjadi pribadi yang kuat,” kata Lis.

Menurut Lis, kemampuan baris-berbaris saja belum cukup. Para calon Paskibraka juga perlu memegang disiplin, solidaritas dan tanggung jawab selama menjalankan tugas.

“Disiplin berarti mampu melakukan yang benar bahkan ketika tidak ada yang mengawasi. Solidaritas berarti tidak membiarkan teman berjalan sendiri dan tanggung jawab berarti berani menyelesaikan apa yang telah dipercayakan kepada kalian,” tambahnya.

Nilai tersebut, lanjut Lis, diharapkan tetap dibawa setelah masa pelatihan berakhir. Pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi kesempatan untuk belajar memimpin, dipimpin, menghargai perbedaan, bekerja dalam tim dan menjalankan tanggung jawab.

Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai “sekolah kehidupan”. Para peserta nantinya akan menjalani berbagai bidang kehidupan dan berpeluang menjadi pemimpin, baik di pemerintahan, TNI dan Polri, pendidikan, kesehatan, dunia usaha, maupun masyarakat.

Karena itu, Lis berpesan agar peserta tidak hanya menjadi generasi yang menyaksikan sejarah, tetapi ikut mengambil bagian dalam menghadapi persoalan bangsa.

“Jangan hanya menjadi generasi yang menyaksikan sejarah, jadilah generasi yang menulis sejarah dan tercatat di dalam sejarah,” pesannya.

Perjuangan generasi muda saat ini, kata Lis, bukan lagi mengangkat senjata. Perjuangan itu dapat dilakukan dengan melawan kebodohan, kemiskinan, narkoba, intoleransi, hoaks, perpecahan, dan kemalasan.

Dari Tanjungpinang, ia berharap lahir generasi muda yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga mampu membawa nama Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Kepada para pelatih, Lis menyampaikan terima kasih atas dedikasi dalam membina calon Paskibraka. Pembinaan diharapkan tidak berhenti pada kemampuan baris-berbaris, tetapi turut memperkuat mental, karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan integritas peserta.

“Berikan mereka keteladanan yang mereka lihat dan rasakan selama proses pembinaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tanjungpinang Samsudi menjelaskan peserta berjumlah 56 calon Paskibraka, terdiri dari 29 putra dan 27 putri. Mereka merupakan hasil seleksi dari 270 siswa SLTA se-Kota Tanjungpinang yang mendaftar secara daring.

Seleksi dilakukan melalui enam tahapan, yakni administrasi dan kesehatan, parade, tes wawasan kebangsaan (TWK) dan tes intelegensi umum (TIU), PBB, kesamaptaan, serta tes kepribadian.

Ke-56 peserta berasal dari SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 4, SMA Negeri 6, SMA Negeri 7, SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK Negeri 5, Madrasah Aliyah Negeri, Sekolah Rakyat Terpadu 33, dan SMA De Green Camp Tanjungpinang.

Selain tingkat kota, sebanyak 12 calon Paskibraka Tanjungpinang terpilih mewakili Kepulauan Riau di tingkat provinsi. Mereka terdiri dari lima putra dan tujuh putri.

Satu calon Paskibraka Tanjungpinang juga terpilih di tingkat pusat. Siswa tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang.

“Alhamdulillah, calon Paskibraka Kota Tanjungpinang yang terpilih di tingkat pusat Tahun 2026 ini adalah satu orang putra berasal dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang,” ucap Samsudi.

Sumber: MC TPI
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PA GMNI Jabar Siap Jadi Mitra Strategis & Kritis Pemerintah

25 Oktober 2026 - 18:07 WIB

HUT ke-1 KBMG Tanjungpinang, Weni Tekankan Solidaritas dan Tertib Berlalu Lintas

25 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di Tanjungpinang