Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Tanjungpinang

1.200 Medali Gonggong Buatan IKM Tanjungpinang Angkat Identitas Lokal

badge-check


 1.200 Medali Gonggong Buatan IKM Tanjungpinang Angkat Identitas Lokal Perbesar

Askaranews.com.Kota Tanjungpinang – Medali peserta Dekranasda Fun & Run 5K dan 10K tak sekadar menjadi tanda pencapaian peserta. Medali berbentuk gonggong itu merupakan hasil kerajinan IKM lokal Tanjungpinang yang dilibatkan dalam rangkaian kegiatan di Gedung Gonggong, Kawasan Laman Boenda, Tepi Laut.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus menggerakkan sektor UMKM dan kerajinan daerah.

“Kolaborasi ini pertama untuk masyarakat Tanjungpinang sehat, lalu Dekranasda menggiring UMKM dan para pengrajin untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Riany, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, salah satu bentuk keterlibatan IKM binaan Dekranasda Kota Tanjungpinang terlihat dari pembuatan medali peserta Fun & Run. Medali tersebut mengangkat bentuk gonggong yang menjadi salah satu identitas daerah.

“Dalam kegiatan ini kita melibatkan sekitar 150 pelaku usaha, baik dari UMKM maupun IKM,” ucapnya.

Selain medali, pelaku UMKM dan IKM juga dilibatkan melalui bazar yang menghadirkan berbagai produk kuliner khas Melayu dan kerajinan lokal, seperti batik, tanjak serta produk lainnya.

Bazar tersebut berlangsung selama dua hari dan mendapat antusiasme masyarakat. Riany menyebut keterlibatan UMKM dalam kegiatan menjadi salah satu upaya memperluas pemasaran produk lokal.

“Untuk pelaksanaan bazar ini kita laksanakan selama dua hari dan antusias masyarakat luar biasa,” tuturnya.

Riany juga mengajak pelaku UMKM dan IKM memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung promosi produk. Pemanfaatan teknologi tersebut dapat membantu pelaku usaha membuat materi promosi secara lebih efisien dan profesional tanpa harus memiliki banyak tenaga pendukung.

“Dengan adanya sosialisasi terkait AI, ini mempermudah UMKM untuk mempromosikan produk-produk mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, Disdagin bersama Dekranasda Kota Tanjungpinang akan terus memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM dan IKM. Pembinaan tersebut meliputi pemanfaatan AI, promosi hingga pemenuhan legalitas produk usaha.

Sementara itu, pelaku UMKM Handmade, Enjie, menyampaikan pembuatan medali untuk kegiatan tersebut dilakukan dalam waktu relatif singkat. Sekitar 1.200 medali diselesaikan dalam waktu satu bulan dengan memanfaatkan produk kerajinan berbentuk gonggong yang sebelumnya dibuat sebagai gantungan.

“Awalnya ini memang untuk gantungan, kemudian panitia mencari ide baru dan saya menawarkan apakah gantungan ini bisa dijadikan medali,” kata Enjie.

Proses pembuatan medali dilakukan dengan memodifikasi bagian tali dan menyesuaikan ukuran gonggong agar dapat digunakan sebagai medali peserta.

Selain membuat medali, Enjie juga ikut berjualan dalam bazar selama kegiatan berlangsung. Ia mengaku penjualan selama bazar turut meningkatkan pendapatannya.

“Alhamdulillah lumayan, karena jualannya tidak sampai malam, pendapatannya bisa sampai sekitar Rp2 juta,” sebutnya.

Enjie berharap kegiatan yang melibatkan UMKM lokal dapat terus dilaksanakan. Baginya, konsep bazar yang mengutamakan makanan khas Melayu dan produk lokal memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk lebih dikenal masyarakat.

“Harapannya kalau bisa selalu diadakan kegiatan yang melibatkan UMKM lokal, kami merasa terbantu dan sewanya juga murah,” tutup Enjie

Sumber: MC TPI
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PA GMNI Jabar Siap Jadi Mitra Strategis & Kritis Pemerintah

25 Oktober 2026 - 18:07 WIB

HUT ke-1 KBMG Tanjungpinang, Weni Tekankan Solidaritas dan Tertib Berlalu Lintas

25 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di Tanjungpinang