Menu

Mode Gelap
Dorong Percepatan Investasi, BP Batam Perkuat Tata Kelola Pertanahan melalui Pelaporan Mandiri LMS 43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif Perhapi Sumsel Siap Perkuat Peran Strategis Pertambangan Menuju Swasembada Energi Nasional Pembinaan Budi Pekerti, Ingatkan Pelajar Jauhi Perundungan hingga Bijak Bermedia Sosial Bukan Sekadar Kisah Perselingkuhan: Di Balik Pembunuhan Bos Bengkel Purwokerto, Jejak Digital Menjadi Kunci Pembuktian Di Forum Nasional, Amsakar Tegaskan Transmigrasi Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

Nasional

PRIMA DMI Kecam Serangan Israel Terhadap Iran, Langgar HAM dan Hukum Internasional

badge-check


 PRIMA DMI Kecam Serangan Israel Terhadap Iran, Langgar HAM dan Hukum Internasional Perbesar

AskaraNews.com,Jakarta-Pimpinan Pusat Perhimpunan Rema Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Masa Khidmat 2023-2027 Munawar Khalil menyampaikan sikap resmi menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Pimpinan Pusat PRIMA DMI mengecam keras aksi tersebut dan menilai serangan melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional.

“Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Ketua Umum PRIMA DMI Munawar Khalil dalam keterangan tertulis yang diterima Awak Media di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

PP PRIMA DMI menyatakan serangan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

PRIMA DMI juga menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei serta korban lain akibat serangan tersebut. Belasungkawa juga disampaikan kepada korban serangan balik Iran di sejumlah negara Arab.

PRIMA DMI menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut serta mewujudkannya melalui langkah nyata.

“Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah,” ujar Syafiq.

Selain itu, PRIMA DMI mengimbau Iran dan negara-negara Arab menahan diri dan mengedepankan dialog agar tidak terlibat konflik lebih jauh di antara sesama anggota OKI.
PRIMA DMI juga mendorong ditempuhnya jalur diplomasi dan dialog untuk menyelesaikan konflik di kawasan tersebut serta mengajak semua negara, lembaga multilateral dan bilateral, tokoh agama, serta kekuatan masyarakat untuk menciptakan perdamaian dan keadilan global.

“Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi,” tutur Syafiq.

Berikut merupakan pernyataan dan sikap resmi menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai berikut :

1. Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran. Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab.
2. Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
3. Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata.
4. Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah.
5. Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota Organisasi Kerjasama Islam.
6. Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut.
7. Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi.

Baca Lainnya

Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu

30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

26 Juli 2026 - 15:33 WIB

Heboh, Kejaksaan Agung Hentikan Pengumpulan Data MBG, Kenapa?

14 Juli 2026 - 05:59 WIB

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolri, Pererat Solidaritas TNI-Polri

13 Juli 2026 - 21:13 WIB

Kenapa Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Cuci Uang, Ini Penyebabnya

13 Juli 2026 - 19:40 WIB

Trending di Hukrim