Menu

Mode Gelap
Dorong Percepatan Investasi, BP Batam Perkuat Tata Kelola Pertanahan melalui Pelaporan Mandiri LMS 43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif Perhapi Sumsel Siap Perkuat Peran Strategis Pertambangan Menuju Swasembada Energi Nasional Pembinaan Budi Pekerti, Ingatkan Pelajar Jauhi Perundungan hingga Bijak Bermedia Sosial Bukan Sekadar Kisah Perselingkuhan: Di Balik Pembunuhan Bos Bengkel Purwokerto, Jejak Digital Menjadi Kunci Pembuktian Di Forum Nasional, Amsakar Tegaskan Transmigrasi Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

Nasional

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terlihat di Indonesia, Ini Jadwalnya

badge-check


 Foto ilustrasi gerhana bulan total. / Freepik Perbesar

Foto ilustrasi gerhana bulan total. / Freepik

AskaraNews.com,Jakarta-Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 akan menghiasi langit Indonesia pada Selasa malam dan dapat diamati dari berbagai wilayah apabila kondisi cuaca cerah. Fenomena astronomi ini menjadi momen penting bagi masyarakat karena merupakan satu-satunya gerhana Bulan yang bisa disaksikan langsung dari Indonesia sepanjang tahun ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 terjadi pukul 18.33.39 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang berada dalam satu garis lurus saat fase purnama sehingga Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan kondisi tersebut membuat tampilan Bulan berbeda dari biasanya. “Hal ini membuat Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Jika langit cerah, Bulan akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana terjadi,” ujarnya dikutip dari laman resmi BMKG, Senin (2/3/2026).

Warna merah pada Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 muncul akibat proses hamburan cahaya di atmosfer Bumi. Dalam proses itu, cahaya biru lebih banyak tersebar, sementara cahaya merah tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan. Efek tersebut menghasilkan fenomena yang populer disebut blood moon.

Secara keseluruhan, durasi Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 sejak fase awal hingga berakhir mencapai 5 jam 41 menit 51 detik. Adapun fase totalitas, ketika Bulan sepenuhnya berada di dalam umbra Bumi, berlangsung selama 59 menit 27 detik.

Pelaksana Tugas Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, memerinci gerhana mulai terjadi pukul 18.03.56 WIB dan mencapai puncaknya pada 18.33.39 WIB. Untuk wilayah WITA dan WIT, puncak gerhana masing-masing berlangsung pada 19.33.39 dan 20.33.39 waktu setempat.

Ia menambahkan, wilayah Indonesia bagian timur memiliki peluang pengamatan lebih baik karena dapat menyaksikan fase awal saat Bulan terbit. Sementara itu, di wilayah barat Indonesia, gerhana sudah berada pada fase totalitas ketika Bulan mulai terlihat di langit.

“Fenomena ini akan benar-benar berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB saat Bulan keluar dari bayangan penumbra Bumi. Masyarakat diimbau mencari lokasi minim polusi cahaya dengan pandangan langit yang terbuka,” ujarnya.

BMKG mencatat sepanjang 2026 akan terjadi empat kali gerhana, yakni dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati langsung dari Indonesia.

Secara astronomis, peristiwa ini merupakan anggota ke-27 dari total 71 anggota dalam seri Saros 133, yang sebelumnya terjadi pada 21 Februari 2008 dan diperkirakan kembali berlangsung pada 13 Maret 2044, sehingga masyarakat yang ingin menyaksikan fenomena serupa dari Indonesia perlu menunggu siklus berikutnya sesuai perhitungan astronomi tersebut.

Baca Lainnya

Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu

30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

26 Juli 2026 - 15:33 WIB

Heboh, Kejaksaan Agung Hentikan Pengumpulan Data MBG, Kenapa?

14 Juli 2026 - 05:59 WIB

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolri, Pererat Solidaritas TNI-Polri

13 Juli 2026 - 21:13 WIB

Kenapa Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Cuci Uang, Ini Penyebabnya

13 Juli 2026 - 19:40 WIB

Trending di Hukrim