Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030 Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional Karimun Dominasi Cabor Barongsai Porprov VI Kepri 2026, Borong Lima Medali Emas Tim Futsal Tanjungpinang Taklukkan Lingga 5-0 pada Penyisihan Porprov VI Kepri 2026 20 ASN Pemko Tanjungpinang Tuntaskan PKA XII, Tiga Peserta Raih Peringkat Teratas Wali Kota Lis Darmansyah: Porprov Jadi Momentum Memajukan Woodball dan Mempererat Persaudaraan

Nasional

Buka Puasa Bukan Ajang “Balas Dendam”, Ini Panduan Makan Sehat Selama Ramadhan

badge-check


 Buka Puasa Bukan Ajang “Balas Dendam”, Ini Panduan Makan Sehat Selama Ramadhan Perbesar

AskaraNews.com,Pola makan saat berbuka puasa kerap menjadi perhatian tenaga medis, terutama karena banyak orang cenderung mengonsumsi makanan berlebihan setelah seharian menahan lapar dan haus. Kebiasaan “balas dendam” ini dinilai dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari asam lambung naik hingga lonjakan gula darah.

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Erwin Christianto, Sp.GK, M.Gizi, menekankan pentingnya berbuka secara bertahap dan seimbang. Menurutnya, lambung yang kosong berjam-jam membutuhkan penyesuaian, sehingga makanan ringan dan mudah dicerna sebaiknya menjadi pilihan awal.

“Mulailah dengan air putih 1–2 gelas, lalu konsumsi makanan ringan seperti kurma atau buah. Ini membantu mengembalikan energi tanpa membebani sistem pencernaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak seperti gorengan. Alternatif yang lebih sehat antara lain sup hangat, makanan panggang, semur, atau pepes.

Selain itu, konsumsi karbohidrat dianjurkan tetap terkendali. Menggabungkan beberapa sumber karbohidrat sekaligus, misalnya nasi dengan mie atau kentang berisiko menyebabkan lonjakan gula darah. Sayuran sebagai sumber serat dinilai penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

Pengaturan porsi makan juga menjadi kunci. Berbuka dengan porsi kecil, kemudian dilanjutkan makan utama setelah shalat Maghrib, dapat membantu tubuh beradaptasi. Mengunyah makanan perlahan dan menghindari distraksi seperti gadget turut dianjurkan.

Dalam hal hidrasi, kebutuhan cairan selama Ramadhan tetap harus terpenuhi. Minum air putih secara berkala dari berbuka hingga sahur menjadi langkah utama mencegah dehidrasi. Minuman manis berlebihan, kopi, dan teh sebaiknya dibatasi.

Menu sahur pun tak kalah penting. Asupan tinggi protein dan cukup cairan membantu menjaga energi sepanjang hari. Aktivitas fisik ringan, tidur cukup 6–7 jam, serta jeda waktu sebelum tidur setelah makan menjadi bagian dari gaya hidup sehat selama bulan puasa.

Dengan menerapkan pola makan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat menjalani ibadah puasa dengan tubuh tetap bugar dan terhindar dari gangguan kesehatan.

Baca Lainnya

Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik

1 November 2026 - 16:39 WIB

Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:22 WIB

Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:17 WIB

Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi

31 Oktober 2026 - 15:15 WIB

MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

31 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Trending di Nasional