Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Nasional

Buka Puasa Bukan Ajang “Balas Dendam”, Ini Panduan Makan Sehat Selama Ramadhan

badge-check


 Buka Puasa Bukan Ajang “Balas Dendam”, Ini Panduan Makan Sehat Selama Ramadhan Perbesar

AskaraNews.com,Pola makan saat berbuka puasa kerap menjadi perhatian tenaga medis, terutama karena banyak orang cenderung mengonsumsi makanan berlebihan setelah seharian menahan lapar dan haus. Kebiasaan “balas dendam” ini dinilai dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari asam lambung naik hingga lonjakan gula darah.

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Erwin Christianto, Sp.GK, M.Gizi, menekankan pentingnya berbuka secara bertahap dan seimbang. Menurutnya, lambung yang kosong berjam-jam membutuhkan penyesuaian, sehingga makanan ringan dan mudah dicerna sebaiknya menjadi pilihan awal.

“Mulailah dengan air putih 1–2 gelas, lalu konsumsi makanan ringan seperti kurma atau buah. Ini membantu mengembalikan energi tanpa membebani sistem pencernaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak seperti gorengan. Alternatif yang lebih sehat antara lain sup hangat, makanan panggang, semur, atau pepes.

Selain itu, konsumsi karbohidrat dianjurkan tetap terkendali. Menggabungkan beberapa sumber karbohidrat sekaligus, misalnya nasi dengan mie atau kentang berisiko menyebabkan lonjakan gula darah. Sayuran sebagai sumber serat dinilai penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

Pengaturan porsi makan juga menjadi kunci. Berbuka dengan porsi kecil, kemudian dilanjutkan makan utama setelah shalat Maghrib, dapat membantu tubuh beradaptasi. Mengunyah makanan perlahan dan menghindari distraksi seperti gadget turut dianjurkan.

Dalam hal hidrasi, kebutuhan cairan selama Ramadhan tetap harus terpenuhi. Minum air putih secara berkala dari berbuka hingga sahur menjadi langkah utama mencegah dehidrasi. Minuman manis berlebihan, kopi, dan teh sebaiknya dibatasi.

Menu sahur pun tak kalah penting. Asupan tinggi protein dan cukup cairan membantu menjaga energi sepanjang hari. Aktivitas fisik ringan, tidur cukup 6–7 jam, serta jeda waktu sebelum tidur setelah makan menjadi bagian dari gaya hidup sehat selama bulan puasa.

Dengan menerapkan pola makan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat menjalani ibadah puasa dengan tubuh tetap bugar dan terhindar dari gangguan kesehatan.

Baca Lainnya

Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

26 Juli 2026 - 15:33 WIB

Heboh, Kejaksaan Agung Hentikan Pengumpulan Data MBG, Kenapa?

14 Juli 2026 - 05:59 WIB

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolri, Pererat Solidaritas TNI-Polri

13 Juli 2026 - 21:13 WIB

Kenapa Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Cuci Uang, Ini Penyebabnya

13 Juli 2026 - 19:40 WIB

PROSPEK DAN KEBANGKITAN KOPERASI INDONESIA DI MOMENTUM HARI JADINYA KE 79 PADA 12 JULI 2026

13 Juli 2026 - 03:59 WIB

Trending di Opini/ Religi