Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Tanjungpinang

Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031, Wali Kota Lis Darmansyah Minta Fokus pada Kemandirian Mustahik

badge-check


 Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031, Wali Kota Lis Darmansyah Minta Fokus pada Kemandirian Mustahik Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., secara resmi melantik H. Adnan, S.Sos., sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tanjungpinang Periode 2026–2031 beserta 4 (empat) orang Wakil Ketua, Wakil Ketua I, Mahyuddin Nadeak, S.H., Wakil Ketua II, Edy Mulyono, Wakil Ketua III, Sunarti, S.Pd., M.M., dan Wakil Ketua IV, Ardiansyah, S.Sos. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Sabtu (15/8/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Lis Darmansyah menekankan bahwa amanah yang diemban ini tidak boleh sekadar dimaknai sebagai jabatan struktural. Lebih dari itu, posisi ini merupakan panggilan mulia untuk mengabdi, melayani, serta menghadirkan kemaslahatan nyata bagi masyarakat.

“Perlu kita pahami bersama bahwa BAZNAS bukan sekadar lembaga yang mengumpulkan zakat. BAZNAS memiliki misi besar untuk mengubah kehidupan manusia melalui kekuatan zakat. Maka, kita harus mengubah cara pandang dan memperkuat komitmen tentang berapa banyak kehidupan masyarakat yang bisa kita ubah menjadi lebih baik melalui lembaga ini,” tegas Lis.

Menurut Lis, indikator kesuksesan BAZNAS tidak lagi diukur dari nominal dana yang berhasil dihimpun atau kuantitas masyarakat yang telah menerima bantuan. Tolok ukur utamanya adalah transformasi kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh para penerima manfaat.

“Ukuran suksesnya adalah adanya perubahan nyata. Dari keluarga yang tadinya tidak mampu menjadi mampu, anak yang hampir putus sekolah bisa melanjutkan pendidikan, hingga pelaku UMKM yang keterbatasan modal akhirnya bisa mengembangkan usaha. Keberhasilan sejati BAZNAS adalah ketika mampu mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat). Itu tugas besar yang harus dilakukan BAZNAS saat ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Lis mendorong jajaran pimpinan BAZNAS yang baru untuk berani melakukan inovasi program dan keluar dari zona nyaman pola-pola lama. Bantuan yang disalurkan harus dirancang sebagai jembatan menuju kemandirian ekonomi, bukan justru menciptakan ketergantungan.

“Saya berharap BAZNAS Kota Tanjungpinang mengembangkan program yang lebih produktif dan terukur. Bukan sekadar memberikan bantuan konsumtif berupa uang tunai, melainkan stimulan modal yang diiringi dengan pendampingan, pelatihan, strategi pemasaran, hingga akses digital. Baik itu pada program zakat pendidikan, kesehatan, pangan, maupun zakat keterampilan untuk generasi muda,” harap Lis.

Di sisi lain, menyikapi pesatnya perkembangan teknologi, Lis meminta BAZNAS Kota Tanjungpinang bertransformasi menjadi lembaga yang modern, profesional, transparan, dan inovatif. Digitalisasi pengelolaan zakat dinilai menjadi kunci utama untuk mendongkrak kepercayaan publik (public trust).

“Kita hidup di era digital, maka tata kelola zakat juga wajib mengikuti perkembangan zaman. Digitalisasi harus membuat pelayanan menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan. Masyarakat harus diberikan kemudahan untuk menghitung zakat, membayar secara nontunai, mengakses informasi program, memantau penyaluran, hingga mengetahui dampak sosial dari zakat yang mereka bayarkan,” pungkasnya.

Usai melantik pengurus, Wali Kota beserta Wakil Wali Kota dan jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Tanjungpinang langsung bergerak menyalurkan aksi nyata. Mereka menyerahkan bantuan program dari Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui BAZNAS kepada orang tua dari Hamzah Fansuri, seorang pemuda lokal yang merupakan hafiz Al-Qur’an 30 juz. Bantuan yang diserahkan berupa program renovasi rumah (bedah rumah) beserta perlengkapan alat pertukangan di kawasan Jalan Panglima Dompak.

Hadir dalam acara tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungpinang, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. (Red)

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PA GMNI Jabar Siap Jadi Mitra Strategis & Kritis Pemerintah

25 Oktober 2026 - 18:07 WIB

HUT ke-1 KBMG Tanjungpinang, Weni Tekankan Solidaritas dan Tertib Berlalu Lintas

25 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di Tanjungpinang