Menu

Mode Gelap
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028 Pemko Tanjungpinang Percepat Penyerahan Aset PSU Perumahan Bersama BPN YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat Sabang Amsakar Lantik Panglima Sambang Kota Batam, Ajak Organisasi Adat Perkuat Persatuan Erlita Amsakar Tekankan Literasi Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sagulung Peringati Hari Lahir ke-62, Ketua PII Wati: Teguhkan Semangat Perempuan Berdaya dan Berkarya

Daerah

YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat Sabang

badge-check


 YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat Sabang Perbesar

Askaranews.com. Sabang, Aceh-YBM BRILiaN bersama Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Closing Program Bidan untuk Negeri (BUN) yang diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026, di Aula Kantor Wali Kota Sabang. Meski masa pendampingan program selama dua tahun telah berakhir, keberlanjutan manfaat program dipastikan tetap berjalan melalui sinergi pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat.

Program Bidan untuk Negeri yang dilaksanakan sejak tahun 2024 di Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, merupakan kolaborasi YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat. Program ini mengintegrasikan pendekatan promotif, preventif, kuratif, serta pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu, anak, dan masyarakat secara berkelanjutan.

Selama dua tahun pelaksanaan, program berhasil memberikan dampak nyata. Sebanyak 132 ibu hamil, 96 ibu bersalin, 77 ibu menyusui, dan 457 balita memperoleh pendampingan layanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, dilakukan skrining kesehatan terhadap 554 remaja dan 908 masyarakat, pembentukan satu Kebun Sehat, serta peningkatan kapasitas 25 kader kesehatan sebagai motor penggerak kesehatan di tingkat gampong.

Di sisi pelayanan kesehatan, Klinik Bidan untuk Negeri mencatat 3.614 layanan kuratif, sehingga secara keseluruhan program telah memberikan manfaat kepada 13.108 penerima manfaat. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, dan pemerintah setempat.
Dalam sesi monitoring dan evaluasi, LKC Dompet Dhuafa Aceh memaparkan berbagai capaian program, mulai dari indikator keberhasilan, inovasi pelayanan, praktik baik (best practices), penguatan kapasitas tenaga kesehatan, hingga dampak program terhadap kualitas kesehatan masyarakat. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari akuntabilitas pelaksanaan program sekaligus referensi pengembangan program kesehatan berbasis masyarakat di masa mendatang.

Sebagai langkah memastikan manfaat program tetap berlanjut, dilakukan Penandatanganan Komitmen Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri yang melibatkan Pemerintah Kota Sabang, Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang, Puskesmas Sukajaya, Pemerintah Gampong Ie Meulee, Akademi Keperawatan Ibnu Sina Sabang, serta berbagai mitra lainnya. Komitmen ini menjadi dasar bersama untuk melanjutkan penguatan kader kesehatan, optimalisasi pelayanan Polindes, edukasi kesehatan masyarakat, serta berbagai inovasi yang telah dibangun selama masa pendampingan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Sabang juga memberikan Piagam Penghargaan kepada YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Program Bidan untuk Negeri.

Koordinator Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, menyampaikan bahwa sejak awal Program Bidan untuk Negeri dirancang tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan di tingkat lokal.

“Keberhasilan sebuah program tidak diukur dari lamanya pendampingan, melainkan dari kemampuan masyarakat dan pemerintah daerah untuk melanjutkan praktik-praktik baik yang telah dibangun bersama. Karena itu, keberlanjutan menjadi ruh utama Program Bidan untuk Negeri,” ujar Arfan.

Sementara itu, Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Drs. Kamaruddin, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sabang, menyampaikan apresiasi kepada YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh yang selama dua tahun terakhir telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sabang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh dan YBM BRILiaN. Kami berkomitmen melanjutkan berbagai inovasi dan praktik baik yang telah dihasilkan melalui Program Bidan untuk Negeri demi pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Nurul Sa’dah, kader kesehatan Gampong Ie Meulee, yang merasakan langsung manfaat program selama dua tahun terakhir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh dan YBM BRILiaN yang telah menghadirkan Program Bidan untuk Negeri di desa kami. Kami memperoleh banyak peningkatan kapasitas melalui pelatihan kader dan berbagai kegiatan lainnya. Kehadiran Klinik Bidan untuk Negeri juga memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan di Polindes yang lokasinya dekat dengan tempat tinggal. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Sabang, TP-PKK Kota Sabang, Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang, Puskesmas Sukajaya, Camat Sukajaya, Pemerintah Gampong Ie Meulee, Direktur Akademi Keperawatan Ibnu Sina Sabang, Ketua PC IBI Kota Sabang, TP-PKK Gampong Ie Meulee, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta berbagai mitra yang selama ini berperan aktif dalam pelaksanaan Program Bidan untuk Negeri.

Berakhirnya masa pendampingan menjadi awal dari fase baru, yakni penguatan keberlanjutan program yang telah dibangun bersama. Melalui kolaborasi YBM BRILiaN, LKC Dompet Dhuafa Aceh, pemerintah daerah, dan masyarakat, berbagai inovasi dan praktik baik yang lahir dari Program Bidan untuk Negeri diharapkan terus berkembang sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan Kota Sabang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Penulis : Yusuf Wicaksono
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Perhapi Sumsel Siap Perkuat Peran Strategis Pertambangan Menuju Swasembada Energi Nasional

31 Juli 2026 - 03:22 WIB

Bukan Sekadar Kisah Perselingkuhan: Di Balik Pembunuhan Bos Bengkel Purwokerto, Jejak Digital Menjadi Kunci Pembuktian

30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Forkomnas KPI: Kolaborasi Mahasiswa Nusantara Kunci Mewujudkan Indonesia Emas 2045

23 Juli 2026 - 23:48 WIB

Warga Sebut Limbah Ekonomis PT Asahimas Chemical Puluhan Tahun Dimonopoli Pengusaha yang Diduga Tak Miliki Izin

22 Juli 2026 - 01:13 WIB

HMI MPO Cilegon Desak APH Tuntaskan Kasus Korupsi Tanpa Tebang Pilih, Soroti Perkara ASABRI hingga Krakatau Steel

14 Juli 2026 - 14:24 WIB

Trending di Daerah