Askaranews.com. Jakarta-Korps PII Wati Pusat Periode 2026–2028 memperingati Hari Lahir PII Wati ke-62 melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Declaration Speech 62nd Anniversary of PII Wati” yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 20.00 WIB melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung di akun Instagram @piiwati.official serta @pbpii.official.
Mengusung tema “Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PII Wati dalam membangun karakter, kapasitas, dan kepemimpinan perempuan muda yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Dalam usia ke-62 tahun, PII Wati terus menegaskan perannya sebagai wadah pembinaan kader perempuan Pelajar Islam Indonesia yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan. Melalui declaration speech ini, PII Wati mengajak seluruh kader dan alumni untuk terus menghadirkan karya nyata, memperkuat ketahanan diri, serta menjadi inspirasi di berbagai bidang kehidupan.
Ketua Koordinator Pusat Korps PII Wati Periode 2026–2028 menyampaikan bahwa usia 62 tahun bukan sekadar angka perjalanan organisasi, melainkan tonggak untuk terus memperluas kontribusi perempuan dalam pembangunan masyarakat.
“Peringatan Hari Lahir ke-62 PII Wati menjadi pengingat bahwa perempuan yang berdaya adalah perempuan yang terus belajar, merawat kualitas diri, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan serta bangsa. Semangat ini akan terus kami gaungkan melalui gerakan kaderisasi dan pengabdian PII Wati di seluruh Indonesia.”
Selain menjadi ruang refleksi perjalanan organisasi, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi gagasan bagi kader PII Wati di berbagai daerah agar terus memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam menghadapi dinamika sosial di era digital.
Korps PII Wati mengundang seluruh kader, alumni, dan masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Lahir ke-62 PII Wati serta memperkuat semangat “Perempuan Berdaya, PII Wati Berkarya” sebagai ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia yang lebih maju.
Perwarta: Yusuf Wicaksono
Editor : Redaksi






















