Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ansar Ajak Generasi Muda Patriotik, Gigih, dan Berempati. Wagub Nyanyang Terima Kunjungan International Zheng He Society, Kepri Bidik Peluang Kerja Sama Maritim dan Investasi Global Titik Wijanarti Pamit Dari Kantor Bahasa Kepulauan Riau Opini Akademik: “Jalan Hotel Vista Batam Terus Bergelombang: Jangan Hanya Memperbaiki Aspal, Selamatkan Fondasi Tanahnya!” Sumpah Pemuda dari Mata Perempuan: Merawat Indonesia Melalui Keberanian dan Kepedulian Wali Kota Lis: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tindakan Nyata

Tanjungpinang

DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat

badge-check


 DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau memadukan pelestarian budaya Melayu dengan kepedulian terhadap pendidikan melalui rangkaian kegiatan di Pulau Penyengat, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan bertema “Mengenal Pulau Penyengat: Jejak dan Kekayaan Budaya Melayu” itu diisi dengan edukasi sejarah Melayu, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa, serta sosialisasi swasembada pangan kepada masyarakat.

Ketua DWP BRMP Kepulauan Riau, Farida Rudi Hartono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus membangun kepedulian sosial melalui dunia pendidikan.

“Perempuan dan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mendukung lahirnya generasi penerus bangsa melalui pendidikan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian di bidang pendidikan, DWP BRMP Kepri menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah melalui program Back to School kepada 22 siswa baru kelas I SDN 009 Tanjungpinang Kota.

“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat anak-anak dalam memulai tahun ajaran baru,” kata Farida.

Plt. Kepala SDN 009 Tanjungpinang Kota, Raja Yulirasidah, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan DWP BRMP Kepri. Bantuan tersebut, katanya, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para siswa untuk mengikuti proses belajar sejak awal tahun ajaran.

Sementara itu, Lurah Penyengat, Candra Agung Lukita, menyambut baik dipilihnya Pulau Penyengat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat.

Selain kegiatan sosial, DWP BRMP Kepri juga menggelar sosialisasi Program Swasembada Pangan kepada jajaran Kelurahan Penyengat dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM). Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Pada sesi edukasi budaya, peserta mendapat pemaparan dari tokoh adat Melayu, Raja Malik Hamzah, mengenai sejarah Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga sekaligus salah satu tonggak perkembangan bahasa dan kebudayaan Melayu.

Melalui pemaparan tersebut, peserta diajak memahami sejarah Pulau Penyengat sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu bagi generasi mendatang.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Jabat KH

Baca Lainnya

Wali Kota Lis: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tindakan Nyata

28 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Sukses Prestasi dan Sukses Tuan Rumah, Wali Kota Lis Lepas Kontingen Porprov Kepri VI 2026

28 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Trending di Tanjungpinang