10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Tanjungpinang

Pelaku Usaha hingga Digital Akan Didata dalam Sensus Ekonomi 2026

badge-check


 Pelaku Usaha hingga Digital Akan Didata dalam Sensus Ekonomi 2026 Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) akan mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungpinang. Seluruh pelaku usaha, termasuk usaha digital, akan didata guna memperbarui data perekonomian daerah yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Mardani, mengatakan pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026 mencakup seluruh pelaku usaha dan perusahaan yang beroperasi di Kota Tanjungpinang. Selain itu, petugas juga akan mendata rumah tangga untuk mengidentifikasi berbagai aktivitas ekonomi yang dijalankan masyarakat.

Yulia menjelaskan, perkembangan teknologi telah melahirkan berbagai aktivitas ekonomi baru yang tidak selalu memiliki lokasi fisik. Karena itu, bisnis berbasis digital juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sensus kali ini.

“Usaha saat ini tidak hanya berbentuk bangunan fisik, tetapi juga usaha digital yang keberadaannya perlu diidentifikasi,” ujar Yulia, Rabu (17/6).

Ia mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu meningkatkan kualitas data perekonomian yang telah mengalami perubahan signifikan dibandingkan satu dekade lalu. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi rujukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

BPS juga akan menggelar pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kota Tanjungpinang setelah pencanangan tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung pada 17 Juni 2026.

“Insya Allah minggu depan kami akan melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kota Tanjungpinang,” katanya.

Pada pelaksanaan sensus kali ini, proses pengumpulan data dilakukan secara digital menggunakan aplikasi FASI yang terpasang pada gawai petugas. Melalui sistem tersebut, data yang dihimpun langsung terkirim ke server pusat sehingga pengolahan data menjadi lebih cepat dan efisien.

“Data yang diinput melalui aplikasi akan langsung masuk ke server pusat sehingga kerahasiaannya tetap terjamin,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah telah mengikuti pendataan yang dilakukan BPS di Rumah Dinas Wali Kota di Senggarang, Senin (15/6). Pendataan tersebut juga dilakukan terhadap Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang.

Lis mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas. Partisipasi masyarakat diperlukan agar data yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi riil daerah dan menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk mendukung sensus yang dilaksanakan oleh BPS,” ujar Lis.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Jabat KH

Baca Lainnya

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan Lokasi Alternatif

28 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Porprov Kepri, Hotel di Tanjungpinang Fully Booked

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Wali Kota Lis: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tindakan Nyata

28 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Sukses Prestasi dan Sukses Tuan Rumah, Wali Kota Lis Lepas Kontingen Porprov Kepri VI 2026

28 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Trending di Tanjungpinang