10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Tanjungpinang

Indomaret Peluang Produk Lokal Go Nasional

badge-check


 Indomaret Peluang Produk Lokal Go Nasional Perbesar

Askaranews.com. Tanjungpinang—Kehadiran ritel Indomaret di Tanjungpinang dinilai sebagai suatu kesempatan, dan cara yang paling cepat bagi pelaku IKM dan UMKM untuk naik kelas. Dengan kapasitas ritel modern nasional, produk IKM di Tanjungpinang dapat go nasional.

Menurut pengamat ekonomi dari kampus STIE Pembangunan Tanjungpinang Dr. Satriadi, S. AP., M.Sc., kehadiran ritel Indomaret juga menjadi pendobrak pola pemenuhan kebutuhan masyarakat, sekaligus kualitas pelayanan dan standarisasi toko modern lainnya. Jika dikelola dan diawasi dengan baik, secara umum Satriadi memandang banyak kemanfaatan hadirnya Indomaret di Tanjungpinang.

“Yang jelas ritel tersebut mampu menjadi salah satu roda penggerak perekonomian, dan pendapatan asli daerah Tanjungpinang. Sekaligus akan ikut membangun standar, SOP pelayanan konsumen, dan manajemen keuangan yang dapat ditiru oleh peritel lokal,” kata Satriadi usai mengikuti dialog interaktif di RRI Tanjungpinang, (Selasa 5/5).

Dengan persyaratan khusus seperti yang telah disampaikan Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H., Indomaret wajib merekrut tenaga kerja tempatan, dan menampung produk IKM lokal pada gerai-gerai secara nasional, Satriadi menepis kekhawatiran bahwa kehadiran ritel nasional akan mematikan usaha kecil di sekitarnya. Hal yang mungkin terjadi di daerah lain, ucapnya, terjadi karena kurang kuatnya regulasi dan pengawasan terhadap operasional ritel berskala nasional.

Untuk menjamin keberlangsungan ritel sejalan dengan UMKM, tanpa harus saling mematikan, Satriadi menekankan pentingnya peran Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai regulator, fasilitator, dan mediator. Jika tidak diawasi dengan baik, penyerapan tenaga kerja lokal dan produk IKM pada gerai ritel dikhawatirkan tidak terlaksana sebagaimana yang diharapkan wali kota.

“Kehadiran Indomaret akan mengubah pola konsumsi masyarakat. Selanjutnya tugas pemerintah untuk menjamin agar usaha kelontong, pasar tradisional, dan UMKM dapat sejalan dengan ritel-ritel modern. Kehadiran Indomaret dan ritel berskala nasional merupakan peluang. Anak-anak tempatan kita, harus memanfaatkan kesempatan ini. Terlebih wali kota telah menekankan hal tersebut sebagai salah satu syarat mutlak. Yang selanjutnya harus dilakukan pemerintah kota adalah pengawasan terhadap ketentuan tersebut,” ungkap Satriadi

Sumber: Diskominfo TPI
Editor: AKM
Redaksi: JKH

Baca Lainnya

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan Lokasi Alternatif

28 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Porprov Kepri, Hotel di Tanjungpinang Fully Booked

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Wali Kota Lis: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tindakan Nyata

28 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Sukses Prestasi dan Sukses Tuan Rumah, Wali Kota Lis Lepas Kontingen Porprov Kepri VI 2026

28 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Trending di Tanjungpinang