Menu

Mode Gelap
Perkuat Peran TPID, Pemko Tanjungpinang Dukung Program Strategis 3 Juta Rumah dan Produk Halal Amsakar Ajak Warga Batam Asal Aceh Jaga Harmoni lewat Tablig Akbar PERMASA Peresmian Gedung Pelayanan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bintan Pelantikan Dewan Hakim MTQ Sembari Munajah Jauh Dari Musibah Perdana Digelar, Cerdas Cermat Kader Posyandu Tanjungpinang Diikuti 145 Tim Amirul Khalish Manik, Semua Pihak Agar Objektif Melihat Pernyataan Mantan Wapres JK Secara Bijak

Nasional

PP PRIMA DMI Minta Publik Lihat Video Seutuhnya dan Tidak Setengah-Setengah

badge-check


					Munawar Khalil, S.IP., M. Sos Ketua Umum PP PRIMA DMI 2023-2027 Perbesar

Munawar Khalil, S.IP., M. Sos Ketua Umum PP PRIMA DMI 2023-2027

Jakarta-Ketua Umum Pimpinan Pusat Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Masa Khidmat 2023-2027 munawar Khalil, S. IP., M. Sos. menyatakan Sikap membela Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga mantan Wakil Presiden RI ke-10 (2004–2009) dan ke-12 (2014–2019) Bapak Dr. (Hc) Drs. HM. Jusuf Kalla, MM terkait dengan tudingan penistaan agama yang belakangan mencuat ke publik.

Dalam keterangan tertulis tertanggal Rabu (15/04/2026) yang diterima redaksi, Ketua Umum PP PRIMA DMI Munawar Khalil tersebut menilai pernyataan Bapak HM. Jusuf Kalla kerap dipotong dan disalah artikan, khususnya dalam konteks pembahasan konflik di Poso dan Ambon.

“Pernyataan beliau harus dilihat secara utuh dan komprehensif, tidak sepotong-sepotong. Jika dipahami secara lengkap, justru itu adalah upaya menjelaskan proses perdamaian,” ujar Munawar.

Menurut mereka, peran Bapak HM Jusuf Kalla dalam penyelesaian konflik horizontal di Poso dan Ambon merupakan bagian penting dari sejarah rekonsiliasi nasional.

Mereka menilai narasi yang berkembang saat ini berpotensi menyesatkan publik apabila tidak disertai pemahaman konteks secara utuh dan menyeluruh.

“Pak JK adalah tokoh yang berkontribusi besar dalam menciptakan perdamaian. Pernyataan beliau tidak bisa dilepaskan dari pengalaman tersebut,” lanjutnya.

Munawar juga mengimbau pihak-pihak yang melaporkan dugaan penistaan agama agar lebih cermat dan objektif dalam menilai suatu pernyataan, dengan menonton rekaman video secara penuh sebelum mengambil kesimpulan.

Mereka menegaskan bahwa langkah klarifikasi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga kondusivitas serta mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk mengedepankan kejernihan berpikir dan tidak mudah terprovokasi oleh potongan informasi yang tidak utuh,” tutup pernyataan tersebut.

Redaksi: AA
Editor : AKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Amirul Khalish Manik, Semua Pihak Agar Objektif Melihat Pernyataan Mantan Wapres JK Secara Bijak

19 April 2026 - 09:38 WIB

Tokoh Pemuda Muslim Dukung Langkah Hukum JK, Siap Konsolidasi Nasional

19 April 2026 - 09:02 WIB

Menjaga Kejernihan di Tengah Gorengan Isu Jusuf Kalla

17 April 2026 - 06:02 WIB

Inovasi Polri Buka Akses Cepat Laporan Polisi Tanpa Harus ke Kantor

16 April 2026 - 19:44 WIB

Isu Merger NasDem-Gerindra Picu Reaksi Keras terhadap Majalah Tempo

15 April 2026 - 16:25 WIB

Trending di Nasional