Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan

Batam

Bripda Natanael Simanungkalit Anggota Polisi Polda Kepri Tewas Dianiaya Senior

badge-check


 Bripda Natanael Simanungkalit Anggota Polisi Polda Kepri Tewas Dianiaya Senior Perbesar

AskaraNews.Com. Batam-Suasana sunyi tengah malam di Mess Polda Kepri mendadak berubah menjadi mencekam. Sebuah peristiwa tragis kembali mencoreng institusi kepolisian, ketika seorang anggota muda harus meregang nyawa diduga akibat penganiayaan oleh seniornya sendiri.

Korban diketahui bernama Bripda Natanael Simanungkalit. Polisi muda yang baru saja menyelesaikan pendidikan itu ditemukan tak bernyawa pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 00.00 WIB di lingkungan Mess Polda Kepri.

Natanael seharusnya sedang memulai langkah awal pengabdiannya sebagai anggota Polri. Baru lulus dari SPN Polda Kepri, ia bersama rekan-rekan seangkatannya diwajibkan tinggal di mess sebagai bagian dari pembinaan. Namun takdir berkata lain—tempat yang semestinya menjadi ruang belajar dan penguatan justru berubah menjadi lokasi terakhir hidupnya.

Dugaan sementara, Natanael tewas akibat penganiayaan yang dilakukan oleh seniornya. Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana detik-detik kejadian tersebut. Namun, peristiwa ini meninggalkan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar.

Jenazah korban telah dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih menutup rapat kronologi lengkap kejadian, sembari mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Kabid Propam Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Ini lagi dikumpulkan dulu. Saksi-saksi,” ujarnya singkat.

Saat disinggung mengenai dugaan pelaku, Eddwi belum bersedia memberikan keterangan lebih jauh.

 

Baca Lainnya

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Kasus Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Polri Tetapkan Lima Tersangka

20 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Trending di Hukrim