Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan 3 Ribu Santri Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Kepri 2026

Kepulauan Riau

Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK

badge-check


 Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri Dwi Anggraini, menyerahkan Piagam Pengesahan Integrasi TTE Aplikasi SMART kepada Kepala DLHK Kepri Indra Hidayat, Kamis (22/10/2026). Perbesar

Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri Dwi Anggraini, menyerahkan Piagam Pengesahan Integrasi TTE Aplikasi SMART kepada Kepala DLHK Kepri Indra Hidayat, Kamis (22/10/2026).

Askaranews.com. Dompak-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi pada berbagai aplikasi strategis perangkat daerah. Terbaru, integrasi TTE diterapkan pada Sistem Manajemen Riwayat Aset (SMART) milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepri untuk mendukung pengelolaan aset daerah yang lebih efisien, aman, dan akuntabel.

Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan Rekomendasi Integrasi TTE pada Aplikasi SMART oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri kepada DLHK Kepri di Ruang Rapat Gedung Engku Putri, Dompak, Rabu (21/10/2026).

Rekomendasi diserahkan oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri, Dwi Anggraini, kepada Kepala DLHK Kepri, Indra Hidayat. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa, menyerahkan Piagam Pengesahan Integrasi TTE Aplikasi SMART. Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi tersebut, DLHK Kepri turut menyerahkan piagam penghargaan kepada Diskominfo Kepri.

Kepala Diskominfo Kepri, Hendri Kurniadi, melalui Dwi Anggraini menyampaikan apresiasi kepada DLHK Kepri atas komitmennya dalam menerapkan TTE tersertifikasi sebagai bagian dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Penyerahan rekomendasi ini merupakan bentuk komitmen bersama agar pemanfaatan teknologi digital dilakukan secara aman, terencana, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Dwi.

Ia menjelaskan, penggunaan TTE tersertifikasi tidak sekadar mempermudah proses administrasi, tetapi juga menjamin keaslian identitas penandatangan dan integritas dokumen elektronik. Selain itu, TTE memberikan kepastian hukum serta meningkatkan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Dwi, integrasi TTE pada Aplikasi SMART menambah daftar aplikasi strategis Pemprov Kepri yang telah memanfaatkan tanda tangan elektronik tersertifikasi. Sebelumnya, TTE telah terintegrasi pada aplikasi SIJARIMU, SIMETRIS, SIMRS, SIPANGKAS, SILAT, dan SIGAJIAN.

“Dengan terintegrasinya TTE pada Aplikasi SMART, kami berharap semakin banyak perangkat daerah yang mengadopsi teknologi digital untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang aman, efektif, dan terpercaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLHK Kepri, Indra Hidayat, mengatakan transformasi digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di tengah tantangan pemerataan digitalisasi dan konektivitas di wilayah Kepulauan Riau.

Ia menegaskan, pengintegrasian TTE pada Aplikasi SMART bukan sekadar penambahan fitur, melainkan bagian dari implementasi SPBE yang terintegrasi, aman, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pemerintahan.

Menurut Indra, pemanfaatan TTE akan membantu mengatasi berbagai kendala administrasi, mulai dari keterbatasan ruang dan waktu hingga tingginya penggunaan dokumen fisik dalam proses persetujuan dan otorisasi.

“Dengan diaktifkannya modul Tanda Tangan Elektronik pada Aplikasi SMART, kita mulai beralih menuju ekosistem kerja paperless yang lebih efisien, cepat, dan aman,” jelasnya.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kepri, Balai Sertifikasi Elektronik (BSE), serta seluruh tim yang telah mendukung proses integrasi TTE pada Aplikasi SMART hingga dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan dalam administrasi pengelolaan aset daerah.

Integrasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat digitalisasi tata kelola aset sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan digital di Provinsi Kepulauan Riau yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel. (red)

Baca Lainnya

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan

23 Oktober 2026 - 10:34 WIB

3 Ribu Santri Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Kepri 2026

23 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Bulan Imunisasi Kejar, Saatnya Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak

21 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Wagub Nyanyang Sambut Baik Kehadiran Kodam XXV, Perkuat Pertahanan dan Keamanan Wilayah Perbatasan

21 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Gubernur Ansar-Kanwil Kemenkum Kepri Bahas Penguatan Sinergi Harmonisasi Produk Hukum Daerah

19 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Trending di Kepulauan Riau