Menu

Mode Gelap
MW KAHMI-FORHATI Kepri Hadirkan Terobosan dan Laksanakan Sunat Massal Hingga Diskusi RUU Usai Penantian Empat Dekade, Kanada Akhirnya Pecah Telur di Piala Dunia GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026 Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi Bunda Literasi Bintan Buka Lomba Bertutur SD/MI Tahun 2026

Batam

Hari Ketiga Pencarian, Nusyirwan Korban Loncat dari Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia

badge-check


					Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dugaan bunuh diri yang melompat dari Jembatan 5 Barelang. Korban diketahui bernama Nusyirwan (35), warga Kapling Permata Hijau RT 001 RW 002, Tebing, Kabupaten Karimun. Perbesar

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dugaan bunuh diri yang melompat dari Jembatan 5 Barelang. Korban diketahui bernama Nusyirwan (35), warga Kapling Permata Hijau RT 001 RW 002, Tebing, Kabupaten Karimun.

AskaraNews.Com. Batam-Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dugaan bunuh diri yang melompat dari Jembatan 5 Barelang. Korban diketahui bernama Nusyirwan (35), warga Kapling Permata Hijau RT 001 RW 002, Tebing, Kabupaten Karimun.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, mengungkapkan bahwa korban ditemukan pada hari ketiga pencarian, Rabu (25/3) sekitar pukul 08.00 WIB.

 

“Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi yang diduga tempat korban terjun,” ujar Dedius.

 

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian berwarna hitam dan celana levis. Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup.
Peristiwa ini sebelumnya terjadi pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi awal diperoleh dari seorang saksi mata bernama Adi yang tengah memancing di sekitar lokasi

kejadian.

Adi mengaku mendengar suara dentuman keras seperti benda jatuh ke air dari bawah jembatan. Saat diperiksa, ia melihat seorang pria sudah hanyut terbawa arus laut.

 

“Saya dengar suara seperti benda jatuh ke air. Waktu dilihat, korban sudah hanyut. Dia pakai baju hitam dan tidak terlihat berusaha berenang,” ungkap Adi.

 

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak berwenang, dan tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 12.00 WIB setelah menerima informasi dari Polsek Galang.

 

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Vario nomor polisi BP 5707, lengkap dengan kunci, STNK, serta dompet.

 

Sebanyak 15 personel SAR gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian dengan melakukan penyisiran di perairan sekitar Jembatan 5 Barelang hingga radius yang diperluas.

 

Sebelumnya, tim SAR juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna laut yang melintas di kawasan Barelang, untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

 

Kini, setelah korban berhasil ditemukan, operasi pencarian dinyatakan selesai.

Baca Lainnya

GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda

13 Juni 2026 - 01:05 WIB

Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi

13 Juni 2026 - 00:23 WIB

Kodaeral IV Batam Gagalkan Kiriman Sabu Ekstasi Rp 1, 9 Miliar dari Malaysia

12 Juni 2026 - 20:12 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

12 Juni 2026 - 15:23 WIB

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kebugaran, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang Gelar Mini Soccer Bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau

12 Juni 2026 - 13:43 WIB

Trending di Batam