Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan

Batam

Pemuda di Batam Tewas dengan Kondisi Pisau Tertancap di Kepala, Diduga Dibunuh Teman Pria

badge-check


 Pemuda di Batam Tewas dengan Kondisi Pisau Tertancap di Kepala, Diduga Dibunuh Teman Pria Perbesar

AskaraNews.com, Batam-Warga Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, Kota Batam digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda tewas bersimbah darah di kamar kos-kosan, Selasa (10/2/2026) siang

Berdasarkan sebuah dokumentasi foto yang diterima wartawan, kondisi korban tampak mengenaskan dengan sebilah pisau tertancap di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun, korban diduga dibunuh oleh teman prianya yang merupakan sesama warga Batu Besar atas dasar motif cemburu.

Menurut sumber yang diterima kronologi berawal ketika penghuni kost yang merupakan pekerja di Hanggar sedang sibuk beresin barang hendak pindah kost.

Saat itu, pelaku bernama Muhammad Yusuf sempat bantu beresin barang-barang penghuni kost. Sementara posisi korban saat itu tengah tidur di kasur.

“Tiba-tiba pelaku menyerang korban dengan sajam berkali-kali,” ujar sumber yang namanya tidak mau disebutkan.

“Kejadian itu sempat dilerai oleh pria penguni kost tersebut. Pokoknya kejadian itu begitu cepat. Pelaku langsung kabur ke arah Masjid. Dan informasi terakhir, pelaku sudah menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman melalui Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Rahmat Susanto mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut.

“Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan mendalam perihal peristiwa ini,” ujar Iptu Rahmat Susanto menjawab konfirmasi wartawan.

Baca Lainnya

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Kasus Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Polri Tetapkan Lima Tersangka

20 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Trending di Hukrim