Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan 3 Ribu Santri Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Kepri 2026 Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI

Bintan

Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang

badge-check


 Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang Perbesar

AskaraNews.com,Bintan-Detik-detik krusial tengah berlangsung di luasnya perairan Pulau Merapas, Bintan. Tim SAR gabungan kini tengah berpacu dengan waktu dan ganasnya arus laut untuk melacak keberadaan satu unit sekoci penyelamat yang membawa 9 nyawa Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya yang hingga kini masih hilang misterius.

Setelah 20 rekan mereka berhasil dievakuasi secara dramatis dari lambung kapal yang terbalik pada Minggu (8/3/2026), fokus pencarian kini beralih sepenuhnya pada titik koordinat 01∘00.584′N−105∘19.255’S

Sembilan orang tersebut dilaporkan terpisah dari kapal utama saat badai menghantam pada Minggu dini hari, meninggalkan tanda tanya besar mengenai posisi terakhir mereka di tengah laut lepas.

Basarnas Tanjungpinang tidak main-main dalam misi kemanusiaan ini. Kapal tangguh KN SAR Purworejo 101 telah dikerahkan dari Pos SAR Batam dengan membawa 22 personel rescuer terbaik. Kapal ini dijadwalkan menembus titik pencarian pada Senin pagi (9/3) pukul 06.30 WIB untuk melakukan penyisiran maraton sebelum cuaca kembali memburuk.

“Kami berpacu dengan pergerakan arus laut yang dapat menyeret sekoci lebih jauh dari lokasi kejadian (LKK). Tim akan melakukan penyisiran intensif dengan perhitungan radial 94 derajat dari Dermaga Sekupang,” tegas Fazzli, S.A.P., M.Si, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang.

Tragedi ini bermula saat KM Makmur Jaya yang bertolak dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu dihantam gelombang tinggi pada Minggu pukul 04.00 WIB. Dalam situasi chaos tersebut:
Q
20 Orang bertahan hidup dengan memanjat lambung kapal yang terbalik (telah dievakuasi selamat).

9 Orang mencoba peruntungan dengan sekoci penyelamat, namun nahas, tali pengait terputus atau terseret arus hingga mereka hilang dari pandangan rekan-rekannya.

Operasi pencarian ini didukung penuh oleh kekuatan gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, hingga Polairud Bintan. Kehadiran KN SAR Purworejo 101 di lokasi diharapkan dapat mempercepat penemuan jejak sekoci tersebut.

Masyarakat dan kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Pulau Merapas juga diimbau untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan sekoci atau benda mencurigakan di laut.

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Air Mancur Tasek Gemilang Jadi Sorotan, Akankah Proyek Rp 11,9 Miliar Ada Tersangkanya?

11 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kejati Kepri Periksa 20 Saksi, Dugaan Korupsi Air Mancur Tasek Gemilang Senilai Rp 11,9 Miliar Naik Ke Penyidikan

11 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Sekda Bintan Buka Turnamen Bola Voli Semi Open Antar RW Cup V di Sebong Lagoi

6 September 2026 - 08:04 WIB

Wagub Kepri Melepas Peserta Tour de Bintan 2026, Nyanyang: Event Ini Ditunggu Rider Dunia

23 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Disbudpar Bintan Bakal Menyediakan Hadiah bagi Cheerleader Terbaik pada Event Tour de Bintan 2027

23 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Trending di Bintan