Menu ✖

Mode Gelap
SAKKTI, Dari Aduan Menjadi Tindakan: Kecamatan Tanjungpinang Timur Perkuat Respons Pengaduan Masyarakat Sahabat Coffee CEO Hadir di Tanjungpinang, Wawako Ariza Dukung Pertumbuhan UMKM Audiensi MPIG Siput Gonggong, Lis Harap MPIG Perluas Peran, Kaji dan Lestarikan Biota Laut Kepri Pemko-BP KPBPB Perkuat Sinergi Akselerasi Investasi dan Pengembangan Kawasan FTZ Tanjungpinang WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia

Nasional

Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo

badge-check


 Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo Perbesar

AskaraNews.com,Jakarta-Wacana Indonesia mundur dari Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace mulai menguat setelah Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan sinyal tegas terkait kemungkinan langkah tersebut.

Muzani mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah beberapa kali menyebutkan potensi keluar dari forum internasional itu dalam berbagai kesempatan.

Pernyataan tersebut kembali muncul setelah Muzani melakukan pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore tanggal 4 Maret 2026.

Menurut Muzani keputusan bergabung atau meninggalkan organisasi semacam BoP sangat mungkin dilakukan Indonesia asalkan didasari kesepakatan bersama serta pertimbangan kepentingan nasional yang matang.

“Bagi Indonesia masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden Kita bisa saja kapan saja keluar tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama” ujar Muzani kepada wartawan seusai pertemuan di Istana.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian masyarakat terutama di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Indonesia awalnya bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza karena keyakinan bahwa forum tersebut dapat mempercepat pencapaian kemerdekaan Palestina.

BoP dibentuk dengan tujuan utama mendorong proses perdamaian sekaligus mendukung pembangunan ulang wilayah Palestina yang rusak parah akibat konflik panjang.

Muzani menjelaskan bahwa misi forum itu fokus pada rekonstruksi rehabilitasi serta pembangunan kembali Gaza yang mengalami kerusakan masif selama konflik berlangsung.

Namun perkembangan terkini di tingkat global membuat pemerintah Indonesia mulai mengevaluasi ulang keikutsertaannya dalam organisasi tersebut

Baca Lainnya

WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar

7 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Kantongi SK Kemenkum, PB PII 2026–2028 Tegaskan Legalitas dan Minta Penggunaan Fasilitas Organisasi Tanpa Kewenangan Dihentikan

6 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Selaraskan Program Infrastruktur 2026–2027

6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

PB PII Apresiasi Polairud Malut Bantu 23 Siswa Morotai Menyeberang ke Sekolah

6 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Hari Pendidikan Internasional, HIMA KOSGORO 1957 Dorong Penguatan Kualitas Pendidikan Nasional

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Trending di Nasional