Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan

Lingga

Kemarau Tak Kunjung Usai, Warga Singkep Barat Tunaikan Salat Istisqa Berjemaah

badge-check


 Unsur Kecamatan Singkep Barat bersama TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2). Perbesar

Unsur Kecamatan Singkep Barat bersama TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2).

AskaraNews.com,Lingga-Kemarau berkepanjangan yang melanda Kabupaten Lingga selama hampir tiga bulan terakhir berdampak pada meningkatnya kebakaran hutan dan lahan serta mulai mengeringnya sejumlah sumber air di desa-desa.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Singkep Barat bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Singkep Barat, Susy Yenti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama agar hujan segera turun dan kemarau panjang dapat berakhir.

“Hari ini Alhamdulillah kita sudah melaksanakan Salat Istisqa. Kami berharap kemarau berkepanjangan ini segera berakhir,” ujar Susy saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dampak kemarau tidak hanya memicu kebakaran hutan dan lahan hampir setiap hari, tetapi juga menyebabkan sejumlah sumber air mulai mengering. Bahkan, saat terjadi kebakaran di wilayah Singkep Barat, petugas sempat kesulitan mencari sumber air untuk pemadaman.

Salat Istisqa tersebut diikuti unsur kecamatan, TNI-Polri, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat. Pemerintah kecamatan juga telah mengimbau desa-desa lain di wilayah Singkep Barat untuk melaksanakan kegiatan serupa secara serentak.

“Untuk desa lain, kami sudah memberikan surat imbauan agar melaksanakan Salat Istisqa secara bersama-sama,” ungkapnya.

Susy menegaskan, selain berdoa, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

“Ini bentuk ikhtiar kita sebagai manusia. Di sisi lain, kita juga harus menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana seperti kebakaran,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026

12 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Ketua DPRD Lingga Menghadiri Pembukaan Turnamen Berjung Cup II

22 September 2026 - 16:53 WIB

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Mepar, Luas Terbakar ± ½ Hektare

20 September 2026 - 08:55 WIB

Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah

16 September 2026 - 17:02 WIB

Lapangan Merdeka Bergemuruh, Nelayan Tangguh Unjuk Gigi

20 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Trending di Lingga