Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan

Lingga

Lapangan Merdeka Bergemuruh, Nelayan Tangguh Unjuk Gigi

badge-check


 Lapangan Merdeka Bergemuruh, Nelayan Tangguh Unjuk Gigi Perbesar

Askaranews.com. Lingga-Bukan sekadar gerak jalan. Ketika barisan Desa Pantai Harapan memasuki Lapangan Merdeka Desa Penuba, Kamis (20/8/2026), riuh tepuk tangan langsung pecah. Jala, topi caping, hingga miniatur perahu nelayan yang mereka usung mengubah arena lomba menjadi panggung penghormatan untuk sang penjaga laut.

Momen itu menjadi warna paling mencolok dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga.

Dengan tema “Nelayan Tangguh – Dari Laut untuk Indonesia Maju”, Pemerintah Desa Pantai Harapan tampil total. Bukan hanya baris-berbaris, mereka membawa cerita tentang hidup.

“Dari laut mereka menghidupi keluarga, dari laut mereka membangun desa,” begitu pesan yang terasa kuat dari setiap langkah kompak mereka.

Tahun ini, Kecamatan Selayar memang berpesta. Lomba gerak jalan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur – mulai Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, hingga kategori umum. Desa Penuba, Penuba Timur, dan Desa Selayar juga turun dengan konsepnya masing-masing.

Namun konsep Pantai Harapan berbeda. Di tengah seragam rapi peserta lain, mereka hadir membawa identitas pesisir. Kekompakan kepala desa, perangkat desa, Kaur, Ketua RT/RW, hingga warga berbaur dalam satu barisan. Disiplin, kompak, dan penuh senyum — mencerminkan karakter nelayan yang tak kenal menyerah di tengah ombak.

Sepanjang jalur, penonton bersorak. Anak-anak melambaikan bendera kecil, emak-emak merekam dengan ponsel. Lapangan Merdeka yang biasanya tenang, hari itu berubah menjadi lautan manusia.

Kepala Desa Pantai Harapan, Firman, menegaskan keikutsertaan desanya bukan untuk sekadar mengejar piala.

“Kami sangat antusias. Tema Nelayan Tangguh ini kami pilih sebagai bentuk penghargaan setinggi-tingginya untuk masyarakat nelayan. Merekalah denyut nadi Desa Pantai Harapan,” tegas Firman.

“Yang paling utama bukan menang atau kalah, tapi kebersamaan. Bagaimana pemerintah desa dan warga bisa kompak memeriahkan kemerdekaan,” lanjutnya.

Menurut Firman, inilah wujud gotong royong yang sesungguhnya. Semangat yang ia harap tidak hanya hidup setiap 17 Agustus, tapi setiap hari.

Apresiasi serupa datang dari Camat Selayar, H. Abdul Kamar. Ia menyebut lomba gerak jalan adalah sekolah karakter bagi masyarakat.

“Lomba ini bukan hanya tentang siapa yang paling rapi barisannya. Ini tentang disiplin, kekompakan, persatuan dan kebersamaan. Saya bangga melihat antusiasme seluruh desa, sekolah, Pramuka dan masyarakat,” ujar Abdul Kamar.

Ia berharap momentum HUT ke-81 ini menjadi perekat silaturahmi untuk membangun Selayar yang lebih maju.

Bagi Desa Pantai Harapan, “Nelayan Tangguh” bukan sekadar kostum lomba. Itu adalah manifesto. Bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan di podium upacara, tapi juga di atas perahu, di tengah laut, melalui kerja keras yang tak pernah libur demi keluarga dan desa.

Dari laut menuju Lapangan Merdeka, mereka membuktikan: pesisir juga punya peran besar dalam mengisi kemerdekaan. (Red)

 

Baca Lainnya

Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026

12 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Ketua DPRD Lingga Menghadiri Pembukaan Turnamen Berjung Cup II

22 September 2026 - 16:53 WIB

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Mepar, Luas Terbakar ± ½ Hektare

20 September 2026 - 08:55 WIB

Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah

16 September 2026 - 17:02 WIB

Bupati Nizar Hadir di Tengah Korban Puting Beliung Tanjung Kelit, Bukti Kepedulian Tak Selalu Diukur Angka

16 Juni 2026 - 19:35 WIB

Trending di Lingga