Menu ✖

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

Batam

Jalan S Parman Seibeduk Banyak Lubang, Lampu Jalan juga Sering Padam

badge-check


 Jalan S Parman Seibeduk Banyak Lubang, Lampu Jalan juga Sering Padam Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Kondisi Jalan S Parman dari arah Panbil menuju Piayu kembali dikeluhkan warga. Selain berlubang dan bergelombang, ruas jalan tersebut juga minim penerangan jalan umum (PJU), sehingga dinilai membahayakan pengguna, terutama pada malam hari.
‎
‎Jalan S Parman yang berada di wilayah Sei Beduk itu merupakan akses utama bagi pekerja yang tinggal di Piayu dan bekerja di kawasan industri Batamindo atau Muka Kuning, kawasan industri terbesar di Kota Batam.
‎
‎Setiap hari, ribuan kendaraan melintas di jalur tersebut, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
‎
‎Namun, kondisi jalan yang sempit, berlubang, dan minim lampu penerangan membuat pengguna jalan merasa tidak nyaman dan khawatir akan keselamatan mereka.
‎
‎Aulia, warga Pancur yang ditemui Batam Pos pada Jumat (13/2) pagi, mengaku sering merasa takut saat melintas pada malam hari karena banyak lampu jalan yang tidak berfungsi.
‎‎“Kalau balik malam itu lampu jalan mati. Kadang kami takut balik malam-malam, apalagi kita perempuan,” ujarnya.
‎
‎Keluhan serupa disampaikan Mas’ud, warga lainnya. Ia menyebut kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama tanpa perbaikan menyeluruh.
‎‎“Bayangkan, lubang dan jalan bergelombang sudah kami hafal, saking lamanya tidak diperbaiki. Kalau pun diperbaiki itu hanya sebatas tambal saja,” katanya.
‎
‎Menurut warga, tambal sulam yang dilakukan selama ini belum mampu menyelesaikan persoalan secara permanen. Saat hujan turun, lubang kerap tertutup genangan air sehingga berpotensi membahayakan pengendara roda dua.
‎
‎Rifandi Malik, Camat Sei Beduk, Kota Batam, menyampaikan bahwa Jalan S Parman dari arah Panbil menuju Piayu direncanakan akan mengalami peningkatan pada tahun ini.
‎‎“Iya, ada peningkatan tahun ini dari Dinas Bina Marga,” ujarnya.
‎
‎Namun saat ditanya mengenai waktu pelaksanaan dan teknis pengerjaan, Rifandi mengaku belum mengetahui secara pasti.
‎‎“Itu masih menunggu informasi dari dinas. Saya belum tahu pasti prosesnya. Perkiraan saya mungkin setelah puasa,” katanya.
‎
‎Terkait kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang kerap dikeluhkan warga karena minim dan gelap pada malam hari, Rifandi mengatakan pihak kecamatan telah menyampaikan laporan dan akan berkoordinasi lebih lanjut.
‎‎“Lampu jalan pasti kita koordinasikan dulu, sudah kita laporkan dan sampaikan. Kalau tahun ini fokusnya peningkatan jalan. Untuk PJU belum ada program peningkatan, hanya perbaikan rutin,” jelasnya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Merta Dinata, yang baru menjabat sekitar sepekan, memastikan penanganan jalan rusak di ruas S Parman Panbil–Piayu akan dilakukan tahun ini.
‎‎“Untuk jalan rusak, penanganan tahun ini, Pak,” ujarnya singkat kepada awak media

‎Namun saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan serta jadwal pasti pengerjaan, Merta belum memberikan jawaban.

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 06:52 WIB

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini.

25 September 2026 - 06:04 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 03:02 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 12:42 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 09:06 WIB

Trending di Batam