Menu ✖

Mode Gelap
SAKKTI, Dari Aduan Menjadi Tindakan: Kecamatan Tanjungpinang Timur Perkuat Respons Pengaduan Masyarakat Sahabat Coffee CEO Hadir di Tanjungpinang, Wawako Ariza Dukung Pertumbuhan UMKM Audiensi MPIG Siput Gonggong, Lis Harap MPIG Perluas Peran, Kaji dan Lestarikan Biota Laut Kepri Pemko-BP KPBPB Perkuat Sinergi Akselerasi Investasi dan Pengembangan Kawasan FTZ Tanjungpinang WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia

Nasional

Hotman Paris Puji Keberanian Prabowo Bongkar ‘Borok’ BUMN: Tanpa Pencitraan

badge-check


 Hotman Paris Puji Keberanian Prabowo Bongkar ‘Borok’ BUMN: Tanpa Pencitraan Perbesar

AskaraNews.com,Jakarta-Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan pujian kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Hotman, Prabowo memiliki kelebihan dibandingkan presiden-presiden sebelumnya, terutama dalam keberanian mengungkap masalah di instansi pemerintah, seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hotman menyoroti gaya kepemimpinan Prabowo yang ceplos-ceplos dan spontan tanpa balutan pencitraan.

”Dia berani buka permasalahan dan spontan tanpa pencitraan, ceplos-ceplos itu ya,” kata Hotman dalam unggahan Instagramnya, dikutip dari IG: @hotmanparisofficial, Jumat (13/2/2026).

Meski begitu, Hotman menekankan bahwa keberanian mengungkapkan masalah adalah langkah awal, sementara penyelesaiannya adalah hal lain.

Namun, ia menilai sikap tersebut lebih baik dibandingkan periode-periode sebelumnya.
”Soal apakah berhasil diatasi itu hal lain ya, daripada dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya,” ujarnya.

Pangkas Komisaris BUMN
Lebih lanjut, Hotman mendukung penuh langkah Prabowo dalam membenahi BUMN.
Ia bahkan mengusulkan agar posisi komisaris di BUMN dikurangi atau bahkan dihilangkan untuk efisiensi anggaran negara.

Menurutnya, Undang-Undang Perseroan Terbatas tidak mengharuskan adanya komisaris.
”Parah, parah. Makanya saya pribadi sudah lama mengusulkan jabatan tiga komisaris di BUMN itu tidak perlu,” tegas Hotman.

Ia mencontohkan, jika gaji dan fasilitas komisaris di seluruh BUMN dihilangkan, negara bisa menghemat uang dalam jumlah besar untuk dialokasikan kepada rakyat kecil.

Hotman berharap langkah Prabowo dalam mengungkap kebobrokan tidak berhenti di situ, melainkan dilanjutkan dengan perbaikan nyata.

”Sekali lagi, teruslah Bapak Prabowo mengungkapkan kebobrokan yang terjadi dan tentu dilanjutkan dengan perbaikan,” tutupnya

Baca Lainnya

WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar

7 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Kantongi SK Kemenkum, PB PII 2026–2028 Tegaskan Legalitas dan Minta Penggunaan Fasilitas Organisasi Tanpa Kewenangan Dihentikan

6 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Selaraskan Program Infrastruktur 2026–2027

6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

PB PII Apresiasi Polairud Malut Bantu 23 Siswa Morotai Menyeberang ke Sekolah

6 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Hari Pendidikan Internasional, HIMA KOSGORO 1957 Dorong Penguatan Kualitas Pendidikan Nasional

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Trending di Nasional