Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan

Nasional

Resmikan Nakhoda Baru: Partai Ummat Perkuat Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

badge-check


 Resmikan Nakhoda Baru: Partai Ummat Perkuat Mesin Politik Menuju Pemilu 2029 Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat secara resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2030 dalam momentum perombakan struktur pimpinan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat. Dalam susunan kepengurusan yang baru ini, Ir. H. Ansufri Idrus Sambo dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum definitif menggantikan Dr. H. Ridho Rahmadi. Sementara itu, posisi strategis Ketua Harian DPP Partai Ummat diamanahkan kepada Heikal Safar, dan jabatan Sekretaris Jenderal partai kini diserahkan kepada Muhammad Sadiq Thalib, melengkapi jajaran kepemimpinan tingkat pusat bersama Sri Esti S. Apung yang menjabat sebagai Bendahara Umum.

Pengukuhan pengurus baru ini tertuang dalam Surat Keputusan Majelis Syura Nomor 59 Tahun 2026 tanggal 18 September 2026 yang ditandatangani secara langsung oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Dr. Muhammad Amien Rais. Rangkaian prosesi pengesahan diawali dengan pembacaan SK serta penyematan pin kepengurusan secara simbolis oleh Wakil Ketua Majelis Syura, MS K’ban. Langkah pembentukan posisi Ketua Harian sengaja dihadirkan sebagai terobosan baru untuk mengontrol roda operasional harian partai sekaligus mengawal akselerasi konsolidasi politik ke seluruh penjuru daerah dalam menyongsong Pemilu 2029.

Dalam pidato perdananya usai dilantik, Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo, menekankan pentingnya pergeseran paradigma kerja di tubuh organisasi. Beliau mengajak seluruh kader untuk bertransformasi dari kebiasaan pasif menuju budaya kerja aktif, mengikis ketergantungan pada sosok figuran melalui penguatan sistem organisasi yang solid, serta mengedepankan budaya saling memperbaki alih-alih saling menyalahkan. Ansufri juga mengingatkan agar seluruh elemen partai memegang teguh lima pilar spiritual, yaitu ketulusan niat, ketaatan ibadah, kesabaran, kedisiplinan, dan keyakinan yang mantap dalam melangkah.

Perubahan nakhoda ini sekaligus menyelesaikan proses transisi internal pascamundurnya kepemimpinan terdahulu yang dipegang oleh Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat akibat kendala pembagian waktu. Sebelum ditetapkan secara definitif, Ansufri Sambo sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum untuk menjaga stabilitas roda partai. Dengan terbentuknya struktur DPP Partai Ummat 2025–2030 ini, partai menyatakan siap tancap gas memperkuat basis konstituen dan memperjuangkan agenda politiknya di kancah nasional. (Red)

Baca Lainnya

DEN Dorong MBG Prioritaskan Wilayah 3T, Desa dan Masyarakat Miskin

21 Oktober 2026 - 05:32 WIB

PB PII Desak Presiden Evaluasi Total Menteri Kehutanan: Karhutla Terus Meluas, Pelajar Ikut Menanggung Dampaknya

20 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Sekjen PP KMHDI Ingatkan Pemerintah Cegah Penguasaan Lahan Bekas Kebakaran oleh Oligarki

20 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Evaluasi Dua Tahun Prabowo–Gibran: Stop Program Populis, Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis

20 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Kongres Syarikat Islam ke-42 di Surabaya berlangsung sukses, Lancar dan Khidmat.

19 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Trending di Nasional