Menu

Mode Gelap
BP Batam Hormati Hak Warga, Buka Ruang Dialog dan Verifikasi dalam Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Sembilan Raja Negeri Kesultanan Aceh Darussalam Serukan Perdamaian Sejati Dan Implementasi MoU Helsinki Wali Kota Sabang Peusijuk Tiga Komandan, Perkuat Sinergi Forkopimda Terima Kasih Kapolda Aceh, M Nasir Djamil Apresiasi Sikap Humanis Ruddi Setiawan Hadapi Massa HDA Walikota Langsa Kukuhkan 22 orang Paskibraka Kota Langsa Tahun 2026: Siap Kibarkan Sang Merah Putih Pisah Sambut Kajari Tanjungpinang, Wali Kota Lis Dorong Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan Daerah

Nusantara

Keluhan Asap Warga Petalongan Ditanggapi PT BSS, Perbaikan Sistem Boiler Dijadwalkan

badge-check


 Keluhan Asap Warga Petalongan Ditanggapi PT BSS, Perbaikan Sistem Boiler Dijadwalkan Perbesar

Askaranews.com, Keritang_Inhil – Aktivitas operasional Pabrik Kelapa Sawit (POM 2) milik PT BSS di Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menuai keluhan dari masyarakat setempat akibat munculnya bau dan debu asap yang diduga berasal dari cerobong pabrik. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan dan berpotensi berdampak pada kesehatan warga, Selasa (3/2/2026).

Menanggapi hal itu, manajemen PT BSS mengakui adanya keterbatasan dalam pengelolaan limbah udara pada proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi crude palm oil (CPO). Perusahaan yang sebelumnya berafiliasi dengan Anugerah Group tersebut menyebutkan bahwa persoalan asap telah menjadi bahan evaluasi sejak adanya pengawasan Komisi III DPRD Inhil pada April 2025 lalu.

Dalam pengawasan tersebut, Komisi III DPRD Inhil memberikan sejumlah rekomendasi teknis agar PT BSS segera melakukan pembenahan, khususnya terhadap kinerja boiler sebagai bagian penting dalam pengendalian emisi. Rekomendasi itu bertujuan untuk menekan dampak lingkungan serta menjaga kesehatan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Humas PT BSS menjelaskan, sebagai tindak lanjut, perusahaan telah menyiapkan langkah perbaikan secara bertahap. Dalam jangka pendek, perawatan rutin boiler akan dilakukan setiap pekan saat penghentian sementara proses produksi. Sementara untuk jangka panjang, perbaikan menyeluruh sistem boiler direncanakan pada masa cuti Lebaran agar pengelolaan limbah udara dapat berjalan lebih optimal.

Selain upaya teknis, PT BSS juga menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab terhadap dampak yang dirasakan masyarakat. Perusahaan berencana memberikan bantuan kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian sosial, sekaligus menegaskan komitmen menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan.

Baca Lainnya

Sembilan Raja Negeri Kesultanan Aceh Darussalam Serukan Perdamaian Sejati Dan Implementasi MoU Helsinki

16 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Wali Kota Sabang Peusijuk Tiga Komandan, Perkuat Sinergi Forkopimda

16 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Walikota Langsa Kukuhkan 22 orang Paskibraka Kota Langsa Tahun 2026: Siap Kibarkan Sang Merah Putih

16 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Semangat Kemerdekaan, IMPAS Aceh-Jakarta Gelar Bakti Sosial dan Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Pemulung

15 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, TNI Kerahkan Personel, Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak

15 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Trending di Nusantara