Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah PRIMA DMI Desak Kapolri Usut Tuntas Kasus Intimidasi Santriwati di Sukoharjo dan Copot Kapolda Jawa Tengah Temuid Indonesia Resmi Berbadan Hukum, Buka Pintu Kolaborasi Untuk Anak Muda Se-Indonesia Sejumlah Kontingen Melaju ke Semifinal Sepak Takraw Porprov VI Kepri 2026 Gol Hafidl Menit ke-63 Antar Tanjungpinang Menang 1-0 atas Anambas Teguh Susanto Kalungkan Medali, Apresiasi Prestasi Atlet Barongsai Porprov VI Kepri

Nasional

Terima Kasih Kapolda Aceh, M Nasir Djamil Apresiasi Sikap Humanis Ruddi Setiawan Hadapi Massa HDA

badge-check


 Terima Kasih Kapolda Aceh, M Nasir Djamil Apresiasi Sikap Humanis Ruddi Setiawan Hadapi Massa HDA Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M. Nasir Djamil, menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan atas sikap humanis dan keberaniannya menghadapi langsung massa dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke-21, Sabtu (15/8/2026).

Nasir menilai langkah Kapolda Aceh yang secara langsung turun menemui, berdialog dan menenangkan masyarakat merupakan sikap gentleman sekaligus bentuk nyata kepedulian terhadap situasi keamanan dan keberlangsungan perdamaian di Aceh.

Menurutnya, keberanian Ruddi Setiawan yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Kapolda Aceh untuk berjalan menemui massa tanpa menempatkan jarak berlebihan menunjukkan bahwa pendekatan keamanan tidak selalu harus dilakukan dengan kekuatan, tetapi juga melalui komunikasi dan sentuhan kemanusiaan.

“Inisiatif Kapolda Aceh Ruddi Setiawan berjalan sendiri tanpa pengawalan menemui dan berbicara langsung dengan masyarakat menunjukkan kepedulian dan keinginannya agar Aceh tetap damai,” ujar Nasir.

Politikus yang duduk di Komisi III DPR RI, komisi yang membidangi penegakan hukum, keamanan dan mitra kerja Polri tersebut, menilai pendekatan humanis Kapolda Aceh merupakan pilihan tepat untuk meredam situasi sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik baru.

“Ketika menghadapi massa yang tidak terkontrol, cara humanis adalah pendekatan yang tepat dan berisiko rendah,” tegasnya.

Nasir menilai sikap Kapolda Aceh tersebut patut menjadi contoh bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan keberanian untuk membuka ruang dialog, terutama ketika situasi di lapangan mulai memanas.

Ia juga meminta seluruh jajaran yang menjadi mitra kerja Komisi III DPR RI, khususnya TNI dan Polri, terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Menurut Nasir, perdamaian Aceh bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

“Soliditas antara TNI, Polri, pemerintahan lokal, pimpinan instansi vertikal, serta elemen masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk menjamin Aceh tetap kondusif. Dengan kondisi yang aman dan damai, pembangunan dapat terus dilakukan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat Aceh,” pungkasnya.

Sikap Kapolda Aceh tersebut sekaligus menegaskan bahwa menjaga perdamaian bukan semata-mata tentang kekuatan, tetapi tentang keberanian untuk hadir, mendengar dan merangkul masyarakat. (Red)

Baca Lainnya

PRIMA DMI Desak Kapolri Usut Tuntas Kasus Intimidasi Santriwati di Sukoharjo dan Copot Kapolda Jawa Tengah

3 November 2026 - 09:14 WIB

Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik

1 November 2026 - 16:39 WIB

Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:22 WIB

Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:17 WIB

MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

31 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Trending di Nasional