Menu

Mode Gelap
Sembilan Raja Negeri Kesultanan Aceh Darussalam Serukan Perdamaian Sejati Dan Implementasi MoU Helsinki Wali Kota Sabang Peusijuk Tiga Komandan, Perkuat Sinergi Forkopimda Terima Kasih Kapolda Aceh, M Nasir Djamil Apresiasi Sikap Humanis Ruddi Setiawan Hadapi Massa HDA Walikota Langsa Kukuhkan 22 orang Paskibraka Kota Langsa Tahun 2026: Siap Kibarkan Sang Merah Putih Pisah Sambut Kajari Tanjungpinang, Wali Kota Lis Dorong Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan Daerah Jelang Diluncurkan Besok, 235 Warga Desil 1 Aktifkan Kartu Bima Sakti di BTN

Nasional

Terima Kasih Kapolda Aceh, M Nasir Djamil Apresiasi Sikap Humanis Ruddi Setiawan Hadapi Massa HDA

badge-check


 Terima Kasih Kapolda Aceh, M Nasir Djamil Apresiasi Sikap Humanis Ruddi Setiawan Hadapi Massa HDA Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M. Nasir Djamil, menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan atas sikap humanis dan keberaniannya menghadapi langsung massa dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke-21, Sabtu (15/8/2026).

Nasir menilai langkah Kapolda Aceh yang secara langsung turun menemui, berdialog dan menenangkan masyarakat merupakan sikap gentleman sekaligus bentuk nyata kepedulian terhadap situasi keamanan dan keberlangsungan perdamaian di Aceh.

Menurutnya, keberanian Ruddi Setiawan yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Kapolda Aceh untuk berjalan menemui massa tanpa menempatkan jarak berlebihan menunjukkan bahwa pendekatan keamanan tidak selalu harus dilakukan dengan kekuatan, tetapi juga melalui komunikasi dan sentuhan kemanusiaan.

“Inisiatif Kapolda Aceh Ruddi Setiawan berjalan sendiri tanpa pengawalan menemui dan berbicara langsung dengan masyarakat menunjukkan kepedulian dan keinginannya agar Aceh tetap damai,” ujar Nasir.

Politikus yang duduk di Komisi III DPR RI, komisi yang membidangi penegakan hukum, keamanan dan mitra kerja Polri tersebut, menilai pendekatan humanis Kapolda Aceh merupakan pilihan tepat untuk meredam situasi sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik baru.

“Ketika menghadapi massa yang tidak terkontrol, cara humanis adalah pendekatan yang tepat dan berisiko rendah,” tegasnya.

Nasir menilai sikap Kapolda Aceh tersebut patut menjadi contoh bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan keberanian untuk membuka ruang dialog, terutama ketika situasi di lapangan mulai memanas.

Ia juga meminta seluruh jajaran yang menjadi mitra kerja Komisi III DPR RI, khususnya TNI dan Polri, terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Menurut Nasir, perdamaian Aceh bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

“Soliditas antara TNI, Polri, pemerintahan lokal, pimpinan instansi vertikal, serta elemen masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk menjamin Aceh tetap kondusif. Dengan kondisi yang aman dan damai, pembangunan dapat terus dilakukan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat Aceh,” pungkasnya.

Sikap Kapolda Aceh tersebut sekaligus menegaskan bahwa menjaga perdamaian bukan semata-mata tentang kekuatan, tetapi tentang keberanian untuk hadir, mendengar dan merangkul masyarakat. (Red)

Baca Lainnya

2 Purnawirawan TNI Desak Prabowo Copot Kapolri, Sebut Kasus Roy Suryo ‘Dagelan Hukum’

16 Agustus 2026 - 00:11 WIB

Peringatan Hari Damai Aceh Diwarnai Bendera Bulan Bintang, JK: Bukan Aksi Menentang Pemerintah Pusat

15 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Pembiayaan Syariah Tembus Rp720 Triliun, BI Dorong Korporasi Perluas Investasi

13 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Prabowo Ajukan Solikin M Juhro dan Anwar Bashori Jadi Deputi Gubernur BI, DPR Segera Uji Kelayakan

13 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Audiensi dengan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Gemura: Anak Muda Harus Jadi Penggerak Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

12 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Trending di Nasional