Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan 3 Ribu Santri Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Kepri 2026 Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

Hukrim

Sebelum Tewas, Bripda Natanael Disebut Ungkap Judi Online di Rusun Polda Kepri

badge-check


 Ayah Bripda Natanael Simanungkalit, Roy Simanungkalit memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Perbesar

Ayah Bripda Natanael Simanungkalit, Roy Simanungkalit memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Askaranews.com. Batam- Kesaksian ayah Bripda Natanael Simanungkalit mengungkap cerita yang disampaikan korban sebelum meninggal dunia. Natanael disebut pernah bercerita kepada keluarganya mengenai maraknya judi online di Rusun Polda Kepulauan Riau serta adanya permintaan uang dari senior.

Hal itu diungkap Roy Simanungkalit saat menjadi saksi dalam persidangan perkara kematian anaknya di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (3/9/2026).

Perkara tersebut terdaftar dengan nomor 605/Pid.B/2026/PN Btm dengan terdakwa Arawna Sihombing. Sementara tiga terdakwa lainnya, yakni Asrul Prasetia, Muhammad Alfarizi dan Guntur Sakti Pamungkas, menjalani persidangan dalam berkas perkara terpisah.

Roy mengatakan, cerita mengenai kondisi di Rusun Polda Kepri disampaikan Natanael kepada ibunya sekitar sepekan sebelum meninggal dunia.

“Mak, di Rusunawa itu banyak judi online. Saya sering diminta-minta loh, Mak,” ujar Roy menirukan ucapan anaknya di hadapan majelis hakim.

Menurut Roy, Natanael tidak hanya mengeluhkan dugaan judi online. Korban juga disebut beberapa kali bercerita mengenai permintaan uang dari seniornya.

Roy mengaku baru memahami persoalan yang dialami anaknya secara lebih jauh setelah Natanael meninggal dunia.

Dia mengatakan, apabila sejak awal mengetahui persoalan tersebut, dirinya akan meminta Natanael berhenti dari kepolisian.

“Kalau sebelum kejadian ngomong kayak gitu ke saya, langsung saya berhentikan dari polisi,” kata Roy. (Red)

Baca Lainnya

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Kasus Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Polri Tetapkan Lima Tersangka

20 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Trending di Hukrim