Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Kepulauan Riau

Sekdaprov Ikuti Monitoring dan Evaluasi Capaian Universal Coverage Jamsostek Kepri

badge-check


 Sekdaprov Ikuti Monitoring dan Evaluasi Capaian Universal Coverage Jamsostek Kepri Perbesar

Askaranews.com. Dompak-Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Provinsi Kepri bertempat di Meeting Room Hotel Oakwood Kota Batam, Rabu (19/8/2026).

Sekdaprov Misni mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri sejauh ini terus melakukan upaya peningkatan Capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Ketenagakerjaan yang masih di berada dikisaran angka 58 persen khususnya capaian salah satu cabang yakni di Kota Batam.

Dikatakan Misni, tantangan terbesar tekait capaian UCJ di Kepri sendiri, berada pada sektor pekerja informal, pekerja bukan penerima upah (BPU) atau pekerja mandiri dan rentan, termasuk sektor konstruksi dan pekerja buruh yang tergolong miskin dan miskim ekstrem.

“Karenya, kita terus melakukan berbagai langkah penguatan regulasi, melalui monitoring dan evaluasi bersama pemerintah kabupaten kota, termasuk pihak terkait lainnya, guna memastikan capaian jaminan ketenagakerjaan semua sektor pekerja, ” jelasnya.

Bersyukur sambung Misni, hasil evaluasi terkait target capaian UJC di bersama Kementrian Dalam Negeri pada 28 Juli 2026 lalu, komtimen optimis UJC Kepri ditargetkan berada pada angka 64, 29 persen atau 594.126 tenaga kerja.

Sebagaimana data yang ada, bahwa UCJ di Kepri secara total jumlah semesta pekerja berada pada angka 1.046.950, dengan capaian 544.939 tenaga kerja, dan mengalami kenaikan dari tahun 2025 yang berada pada angka 1.032.990 tenaga kerja.

Dijelaskan Misni juga, kalau penyebab belum tercapainya UJC di Kepri utamanya pada semester 1 tahun 2026 ini, dipengaruhi beberapa faktor. Seperti proyek jasa konstruksi yang masih belum optimal. Dimana proyek lama selesai, proyek baru belum mendaftarkan kepesertaanya.

Juga peserta sektor informal dan pekerja rentan lainnya yang didaftarkan pemerintah daerah, banyak yang nonaktif karena belum dilakukan pembayaran lanjutan. Juga ada keterbatasan anggaran dari pemerintah daerah, hingga program CSR perusahaan swasta yang belum berlanjut.

“Meski begitu, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus mendorong cakupan kepesertaan UJC sesuai target dalam RPJMN 2025- 2029 dengan terus melalukan perluasan cakupan kepesertaan termasuk untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem sebagaimana amanat Inpres No 8 Tahun 2025, ” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan yang membawahi wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau Ikbar Saloma, Kepala Kantor Cabang Batam Nagoya Benny Setijawan, Kepala Kantor Cabang Sekupang Budi Pramono, Kepala Kantor Cabang Tanjungpinang Iwan Kurniawan dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri.

Sumber: MC Kepri
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Seluruh Fraksi Setuju, Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kepri Siap Disahkan

26 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Wagub Nyanyang Pantau Pelaksanaan TKA SMA/SMK di Batam, Motivasi Siswa Raih Hasil Terbaik

26 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Lokal, Wagub Nyanyang Resmikan Rumah Budidaya Rumput Laut Sembulang Batam

26 Oktober 2026 - 09:30 WIB

RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030

24 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

24 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Trending di Kepulauan Riau