Menu ✖

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

Batam

Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar

badge-check


 Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar Perbesar

AskaraNews.com-Batam-Sebuah kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) bernama Mutiara Galrib Samudera bermuatan limbah hitam dilaporkan kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kamis (29/1/2026) petang.

Informasi yang berhasil dihimpun, Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera membawa sekitar 200 jumbo bag limbah hitam. Akibat insiden ini, sebagian muatan diduga tercecer dan terbawa arus laut hingga mencemari perairan sekitar Pantai Dangas sampai Pantai Tangga Seribu, kawasan Patam Lestari, Sekupang.

Sejumlah warga juga mengaku melihat langsung limbah berwarna hitam pekat telah mengotori garis pantai. Bau menyengat tercium di beberapa titik, memicu kekhawatiran dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat pesisir.
“Kapal kandas di perairan Patam Lestari, Sekupang. Limbah hitamnya berceceran sampai ke Pantai Tangga Seribu dan Dangas,” ujar seorang warga sekitar.

Berdasarka informasi yang beredar, kapal tersebut sebelumnya mengangkut limbah dari perairan Batu Ampar. Limbah hitam itu diduga diambil dari kapal tanker, lalu dibongkar di Pelabuhan Bintang 99, sebelum dibawa menuju kawasan Kabil.

Menyikapi insiden ini, Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan menjelaskan bahwa pihaknya masih fokus melakukan penanggulangan. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan mendalam.
“Belum tau penyebabnya, saat ini kita fokus penanggulangan,” ujar singkat Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan kepada Kabarbatam.com, Jum’at (30/1/2026).

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang dalam insiden tersebut. Tentu, kasus ini menjadi sorotan serius bagi dunia Kemaritiman, mengingat perairan Batam kembali tercemar oleh aktivitas pengangkutan limbah yang diduga bermasalah.

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 06:52 WIB

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini.

25 September 2026 - 06:04 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 03:02 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 12:42 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 09:06 WIB

Trending di Batam