Menu ✖

Mode Gelap
Sahabat Coffee CEO Hadir di Tanjungpinang, Wawako Ariza Dukung Pertumbuhan UMKM Audiensi MPIG Siput Gonggong, Lis Harap MPIG Perluas Peran, Kaji dan Lestarikan Biota Laut Kepri Pemko-BP KPBPB Perkuat Sinergi Akselerasi Investasi dan Pengembangan Kawasan FTZ Tanjungpinang WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia Pengamat: Palembang Bukan Pusat Karhutla, Ratu Dewa Tetap Bergerak Lindungi Warga

Batam

Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar

badge-check


 Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar Perbesar

AskaraNews.com-Batam-Sebuah kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) bernama Mutiara Galrib Samudera bermuatan limbah hitam dilaporkan kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kamis (29/1/2026) petang.

Informasi yang berhasil dihimpun, Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera membawa sekitar 200 jumbo bag limbah hitam. Akibat insiden ini, sebagian muatan diduga tercecer dan terbawa arus laut hingga mencemari perairan sekitar Pantai Dangas sampai Pantai Tangga Seribu, kawasan Patam Lestari, Sekupang.

Sejumlah warga juga mengaku melihat langsung limbah berwarna hitam pekat telah mengotori garis pantai. Bau menyengat tercium di beberapa titik, memicu kekhawatiran dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat pesisir.
“Kapal kandas di perairan Patam Lestari, Sekupang. Limbah hitamnya berceceran sampai ke Pantai Tangga Seribu dan Dangas,” ujar seorang warga sekitar.

Berdasarka informasi yang beredar, kapal tersebut sebelumnya mengangkut limbah dari perairan Batu Ampar. Limbah hitam itu diduga diambil dari kapal tanker, lalu dibongkar di Pelabuhan Bintang 99, sebelum dibawa menuju kawasan Kabil.

Menyikapi insiden ini, Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan menjelaskan bahwa pihaknya masih fokus melakukan penanggulangan. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan mendalam.
“Belum tau penyebabnya, saat ini kita fokus penanggulangan,” ujar singkat Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan kepada Kabarbatam.com, Jum’at (30/1/2026).

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang dalam insiden tersebut. Tentu, kasus ini menjadi sorotan serius bagi dunia Kemaritiman, mengingat perairan Batam kembali tercemar oleh aktivitas pengangkutan limbah yang diduga bermasalah.

Baca Lainnya

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak bagi Masyarakat

7 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Amsakar Jemput Aspirasi Warga Bengkong, Banjir dan Air Bersih Jadi Perhatian

7 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Amsakar Achmad Respons Keluhan Warga Nongsa: BP Batam Percepat Pengerjaan Interkoneksi untuk Perkuat Suplai Air

6 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga Batam

6 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Trending di Batam