Menu ✖

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

Batam

Amsakar Tekankan Skala Prioritas Pembangunan Batam di Tengah Keterbatasan APBD

badge-check


 Amsakar Tekankan Skala Prioritas Pembangunan Batam di Tengah Keterbatasan APBD Perbesar

AskaraNews.com-BATAM-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya skala prioritas da-lam penyusunan program pembangunan daerah. Hal ini menyusul masih adanya kesenjangan antara besarnya kebutuhan pembangunan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.

Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Batuampar di Sentosa Seafood Batam, Taman Pasifik Lot 1, Kamis (29/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Amsakar mengapresiasi kekompakan masyarakat dan tokoh setempat yang aktif mengawal usulan pembangunan sejak tahap rembuk warga, pra-Musrenbang, hingga forum tingkat kecamatan.

Menurutnya, Musrenbang menjadi ruang penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan strategis pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa setiap usulan harus diseleksi berdasarkan tingkat urgensi dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Total kebutuhan pembangunan Batam mencapai sekitar Rp9 triliun, sementara kemampuan APBD kita berada di angka Rp4,29 triliun. Artinya, ada selisih yang harus kita kelola dengan bijak melalui penentuan skala prioritas,” ujar Amsakar.

Amsakar juga memaparkan capaian sejumlah indikator makro ekonomi Batam yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 6,6 persen dan pada triwulan III 2026 diproyeksikan menembus angka 7 persen.

Selain itu, realisasi investasi juga meningkat signifikan hingga mencapai Rp69,3 triliun atau sekitar 115,5 persen dari target Indikator Kinerja Utama (IKU) sebesar Rp60 triliun. Angka kemiskinan pun mengalami penurunan dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam tercatat sebesar 83,8, tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terus menunjukkan tren penurunan dan kini berada di angka 7,57 persen.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama.
Ada sinergi Pemko Batam, DPRD, Forkopimda, serta dukungan dunia usaha yang bahkan menyumbang sekitar Rp150 miliar untuk pembangunan sekolah rakyat. Ini menjadi modal besar bagi Batam untuk melangkah lebih maju,” katanya.

Meski demikian, Amsakar mengakui masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya di sektor air bersih, pengelolaan sampah, dan penanganan banjir.

Terkait persoalan sampah, ia menjelaskan adanya kendala teknis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur akibat penutupan Zona A oleh kementerian terkait. Kondisi tersebut sempat menyebabkan antrean panjang armada pengangkut sampah.

Namun, Pemko Batam telah mengambil langkah taktis melalui pemanfaatan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) serta normalisasi operasional di Zona B. Selain itu, dukungan pelaku usaha melalui bantuan pengerasan jalan menuju TPA senilai sekitar Rp3–4 miliar turut membantu memperlancar operasional.

“Pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan secara instan. Kendaraan harus mengantre hingga empat jam untuk mencapai lokasi penimbunan dengan ketinggian tumpukan mencapai 20 meter. Alhamdulillah, kondisi ini mulai terurai berkat kolaborasi berbagai pihak,” jelasnya.
Di sektor infrastruktur lainnya, Amsakar menyebutkan Pemko Batam terus memfokuskan perbaikan layanan air bersih di 18 kawasan stres air, serta melakukan normalisasi drainase dan pembangunan pompa guna meminimalkan titik-titik rawan banjir di wilayah perkotaan.

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 06:52 WIB

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini.

25 September 2026 - 06:04 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 03:02 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 12:42 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 09:06 WIB

Trending di Batam