Menu ✖

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

Batam

Diduga pelabuhan Jalur Tikus, Galangan Kapal di Batam Disorot

badge-check


 Diduga pelabuhan Jalur Tikus, Galangan Kapal di Batam Disorot Perbesar

AskaraNews.com-Batam-Dugaan praktik penyelundupan barang ilegal kembali mencuat di Kota Batam, Kepulauan Riau. Kali ini, sorotan mengarah ke area dugaan pelabuhan galangan kapal PT Marinatama Gemanusa Shipyard di Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, yang diduga dimanfaatkan sebagai pelabuhan tidak resmi (jalur tikus).
‎
‎Pantauan media, Sabtu (17/1/2026), menunjukkan sebuah truk bermuatan padat memasuki area galangan kapal dengan gerak gerik yang mencurigakan.
‎
‎Berdasarkan informasi lapangan, jalur tersebut diduga digunakan untuk keluar-masuk rokok tanpa pita cukai, minuman beralkohol (mikol), serta barang elektronik tanpa dokumen kepabeanan yang sah.
‎
‎Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aktivitas distribusi diduga berlangsung rutin, terutama pada malam hari, dengan melibatkan mobil box, truk, hingga speedboat atau kapal kecil.
‎
‎Galangan kapal yang sejatinya berizin untuk doking dan perawatan kapal itu disinyalir menyimpang dari fungsi peruntukan usahanya.
‎
‎Hingga kini, belum terlihat tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun Bea dan Cukai Batam, meski aktivitas tersebut disebut kerap berlangsung terbuka. Media juga mempertanyakan status kewenangan pelabuhan di area galangan tersebut.
‎
‎Pihak PT Marinatama Gemanusa Shipyard belum memberikan klarifikasi hingga berita ini diterbitkan. Kasus ini menambah daftar panjang dugaan lemahnya pengawasan terhadap jalur tikus di Batam, wilayah yang selama ini rawan praktik penyelundupan.

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 06:52 WIB

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini.

25 September 2026 - 06:04 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 03:02 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 12:42 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 09:06 WIB

Trending di Batam