AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK

Batam

Diduga pelabuhan Jalur Tikus, Galangan Kapal di Batam Disorot

badge-check


 Diduga pelabuhan Jalur Tikus, Galangan Kapal di Batam Disorot Perbesar

AskaraNews.com-Batam-Dugaan praktik penyelundupan barang ilegal kembali mencuat di Kota Batam, Kepulauan Riau. Kali ini, sorotan mengarah ke area dugaan pelabuhan galangan kapal PT Marinatama Gemanusa Shipyard di Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, yang diduga dimanfaatkan sebagai pelabuhan tidak resmi (jalur tikus).
‎
‎Pantauan media, Sabtu (17/1/2026), menunjukkan sebuah truk bermuatan padat memasuki area galangan kapal dengan gerak gerik yang mencurigakan.
‎
‎Berdasarkan informasi lapangan, jalur tersebut diduga digunakan untuk keluar-masuk rokok tanpa pita cukai, minuman beralkohol (mikol), serta barang elektronik tanpa dokumen kepabeanan yang sah.
‎
‎Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aktivitas distribusi diduga berlangsung rutin, terutama pada malam hari, dengan melibatkan mobil box, truk, hingga speedboat atau kapal kecil.
‎
‎Galangan kapal yang sejatinya berizin untuk doking dan perawatan kapal itu disinyalir menyimpang dari fungsi peruntukan usahanya.
‎
‎Hingga kini, belum terlihat tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun Bea dan Cukai Batam, meski aktivitas tersebut disebut kerap berlangsung terbuka. Media juga mempertanyakan status kewenangan pelabuhan di area galangan tersebut.
‎
‎Pihak PT Marinatama Gemanusa Shipyard belum memberikan klarifikasi hingga berita ini diterbitkan. Kasus ini menambah daftar panjang dugaan lemahnya pengawasan terhadap jalur tikus di Batam, wilayah yang selama ini rawan praktik penyelundupan.

Baca Lainnya

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Amsakar Paparkan Strategi PAD dan Program Prioritas Batam kepada Pemkab Brebes

20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Trending di Batam