Menu

Mode Gelap
Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan Firmansyah: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Kenaikan PAD Batam Tuduhan Penistaan dan Isu Ijazah Disebut tak Berdasar, Ada Indikasi Pembungkaman Tokoh Bangsa Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu Launching Bantuan Pangan Nasional di Meral Barat, Wabup Karimun Minta Penyaluran Secara Tranparan dan Adil Tim KKP Usulkan Lokasi KNMP Air Bini Lebih Dekat ke Laut

Advetorial

Amsakar: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Wredatama Diminta Tetap Berkarya

badge-check


					Sejumlah pensiunan pegawai berswafoto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menghadiri halalbihalal PWRI Kota Batam di Aula Gedung LAM Kepri, Batam, Sabtu (18/4/2026). Perbesar

Sejumlah pensiunan pegawai berswafoto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menghadiri halalbihalal PWRI Kota Batam di Aula Gedung LAM Kepri, Batam, Sabtu (18/4/2026).

Askaranews.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri kegiatan halalbihalal Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Batam di Aula Gedung LAM Kepri, Batam, Sabtu (18/4/2026).

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan soliditas anggota PWRI yang dinilainya tetap menjaga hubungan serta semangat kebersamaan meski telah memasuki masa purna tugas.

“Saya bangga melihat wredatama yang tetap kompak dan solid, serta terus menjalin relasi dan interaksi. Ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian tidak berhenti ketika seseorang memasuki masa purna tugas,” ujarnya.

Menurut Amsakar, kegiatan halalbihalal tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk menyerap pemikiran, pengalaman, dan masukan dari para senior.

“Melalui forum seperti ini, banyak hal yang bisa didiskusikan. Kami berharap para senior dapat memberikan ide dan gagasan yang memperkaya arah kepemimpinan ke depan. Saya bersama Ibu Li Claudia terbuka terhadap saran dan masukan,” katanya.

Ia menegaskan, purna tugas hanya mengakhiri peran formal dalam birokrasi, namun tidak menghentikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Purna tugas hanya pada jabatan formal. Di luar itu, bapak dan ibu tetap dapat berperan. Jangan ragu atau khawatir, karena pengabdian tidak berakhir seiring berakhirnya jabatan,” tegasnya.

Amsakar menilai pengalaman panjang para anggota PWRI merupakan modal sosial dan intelektual yang sangat berharga untuk mendukung pembangunan Batam ke depan.

Ia juga mengingatkan pentingnya memaknai masa purna tugas sebagai fase baru untuk tetap berkarya dan berkontribusi.

“Tidak semua orang mampu melalui masa akhir jabatan dengan baik. Karena itu, saya berharap para senior yang berasal dari Pemko Batam dan BP Batam tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Amsakar berharap sinergi antara pemerintah dan para wredatama terus terjaga, sehingga pengalaman, kebijaksanaan, dan semangat pengabdian para senior tetap memberi warna dalam pembangunan Batam yang maju dan harmonis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan

22 April 2026 - 07:21 WIB

Firmansyah: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Kenaikan PAD Batam

22 April 2026 - 07:15 WIB

Lepas JCH ke Tanah Suci dan Dibekali Sambal Bilis hingga Rendang, Amsakar-Li Claudia Titip Doa untuk Batam

21 April 2026 - 12:50 WIB

Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah

21 April 2026 - 12:44 WIB

Amsakar: Stabilitas Sosial Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam

21 April 2026 - 10:00 WIB

Trending di Advetorial