Menu

Mode Gelap
Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan Firmansyah: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Kenaikan PAD Batam Tuduhan Penistaan dan Isu Ijazah Disebut tak Berdasar, Ada Indikasi Pembungkaman Tokoh Bangsa Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu Launching Bantuan Pangan Nasional di Meral Barat, Wabup Karimun Minta Penyaluran Secara Tranparan dan Adil Tim KKP Usulkan Lokasi KNMP Air Bini Lebih Dekat ke Laut

Advetorial

Pemko Batam Tekankan Efisiensi Energi Seiring Pesatnya Pertumbuhan Bangunan

badge-check


					Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, menyampaikan sambutan saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Baseline Energy Consumption di Grand Eska Hotel, Kamis (16/4/2026). Perbesar

Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, menyampaikan sambutan saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Baseline Energy Consumption di Grand Eska Hotel, Kamis (16/4/2026).

Askaranews.com. Batam-Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan pentingnya efisiensi energi di tengah pesatnya pertumbuhan sektor bangunan yang kian mendorong peningkatan kebutuhan listrik di daerah tersebut.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang diwakili Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Azril Apriansyah, saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Baseline Energy Consumption (Konsumsi Dasar Energi) di Kota Batam, yang digelar di Grand Eska Hotel, Kamis (16/4/2026).

Dalam sambutannya, Azril menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Batam sebagai kota madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan, terutama dalam mendukung peran Batam sebagai pusat investasi dan pariwisata.

Ia menegaskan, pertumbuhan Kota Batam yang pesat, khususnya pada sektor bangunan, harus diimbangi dengan pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan bangunan yang tinggi harus diiringi dengan penggunaan energi yang lebih efisien agar tetap mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah bangunan di Batam mencapai 251.395 unit. Dari jumlah tersebut, bangunan permukiman mendominasi sebanyak 246.575 unit, disusul bangunan sosial, bisnis, dan pemerintahan.

Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan energi listrik juga mengalami peningkatan signifikan. Data PLN menunjukkan total energi listrik terjual di Batam meningkat dari 3.588,4 GWh pada 2024 menjadi 4.335,54 GWh pada 2025. Konsumsi listrik sektor rumah tangga pun tumbuh rata-rata 5,3 persen per tahun.

Azril menjelaskan, penggunaan energi saat ini masih didominasi oleh pencahayaan dan pendingin udara. Kondisi ini menjadi tantangan, mengingat peningkatan jumlah bangunan akan berbanding lurus dengan kebutuhan energi.

“Ini menjadi tantangan bersama, karena semakin banyak bangunan, kebutuhan energi juga akan terus meningkat,” jelasnya.

Untuk itu, Pemko Batam menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur serta penyediaan energi yang andal dan rendah emisi.

Ia menambahkan, hasil studi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan energi daerah yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam memetakan potensi energi terbarukan dan mendorong penerapan bangunan gedung hijau.

Melalui kegiatan ini, Pemko Batam juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pemilik gedung guna meningkatkan efisiensi energi di Kota Batam

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan

22 April 2026 - 07:21 WIB

Firmansyah: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Kenaikan PAD Batam

22 April 2026 - 07:15 WIB

Lepas JCH ke Tanah Suci dan Dibekali Sambal Bilis hingga Rendang, Amsakar-Li Claudia Titip Doa untuk Batam

21 April 2026 - 12:50 WIB

Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah

21 April 2026 - 12:44 WIB

Amsakar: Stabilitas Sosial Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam

21 April 2026 - 10:00 WIB

Trending di Advetorial