AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK

Batam

Sekda Firmansyah: Pangan Aman Kunci SDM Unggul, Batam Perkuat Gerakan SAPA

badge-check


 Pembukaan Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam. Perbesar

Pembukaan Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam.

AskaraNews..Com. Batam-Pemerintah Kota Batam terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan keamanan pangan. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.

Program tersebut diimplementasikan melalui Gerakan Keamanan Pangan Desa/Kelurahan (GKPD) serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan (SAPA Sekolah), yang menyasar lingkungan masyarakat hingga satuan pendidikan.

Sebagai bentuk komitmen bersama, Pemerintah Kota Batam turut menandatangani kesepakatan dengan BPOM yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan dan edukasi keamanan pangan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Firmansyah menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa upaya tersebut tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Pangan aman bukan pilihan, melainkan keharusan. Kelalaian hari ini bisa berdampak besar di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BPOM, serta berbagai pihak menjadi kunci dalam memastikan edukasi dan pengawasan pangan berjalan optimal.

Ia juga menegaskan bahwa kualitas generasi yang sehat akan berbanding lurus dengan percepatan pembangunan daerah.

“Jika generasi kita sehat, pembangunan Batam akan bergerak lebih cepat, kuat, dan berdaya saing,” tambahnya.

Selain itu, Firmansyah mendorong seluruh peserta kegiatan agar tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi mampu mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan masing-masing, baik di keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan semakin meningkat. Tidak hanya itu, kapasitas masyarakat dalam memilih, mengelola, dan mengawasi pangan yang dikonsumsi sehari-hari juga diharapkan semakin baik.

Dengan penguatan komitmen lintas sektor yang terus dilakukan, Kota Batam diharapkan mampu membangun budaya keamanan pangan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Baca Lainnya

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Amsakar Paparkan Strategi PAD dan Program Prioritas Batam kepada Pemkab Brebes

20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Trending di Batam