Menu

Mode Gelap
Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda Disdukcapil Kota Tanjungpinang Raih Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, Perkuat Keamanan Data dan Kepercayaan Publik Kenaikan Harga BBM Berdampak, Pemko Batam Kendalikan Inflasi Lewat Kolaborasi TPID Diskominfo Tanjungpinang Edukasi Masyarakat Kenali Modus Love Scamming Terima Kunjungan Komisi III DPRD Karimun. Ahmad Yani: Berbagi Praktik Baik Bahas Pengelolaan Limbah B3 Gelar Rakor TPID, Wawako Raja Ariza: Fenomena El Nino Memengaruhi Distribusi Pasokan dan Inflasi Daerah

Nasional

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Sekolah Tak Ada WFH, Proses Belajar Mengajar Tetap Tatap Muka!

badge-check

 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Perbesar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

AskaraNews.com,Jakarta-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah tetap berlangsung secara tatap muka (luring) dan berjalan normal, meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan transformasi budaya kerja nasional.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari arah kebijakan pemerintah dalam program 8 Transformasi Budaya Kerja Nasional, yang tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai layanan prioritas yang harus berjalan secara langsung di satuan pendidikan.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa transformasi budaya kerja merupakan langkah strategis pemerintah untuk menciptakan sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan kualitas layanan pendidikan.

“Transformasi budaya kerja yang tengah dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, ia menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki karakteristik khusus yang mengandalkan interaksi langsung antara guru dan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran tatap muka tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan digantikan dengan skema bekerja dari rumah (work from home / WFH).

Selain kegiatan akademik, Mendikdasmen juga memastikan bahwa aktivitas non-akademik seperti olahraga, ekstrakurikuler, dan pengembangan prestasi siswa tetap dapat dilaksanakan secara normal tanpa pembatasan.

Di sisi lain, Abdul Mu’ti mendorong seluruh satuan pendidikan untuk turut mendukung kebijakan efisiensi energi nasional. Sekolah diimbau menerapkan budaya hemat energi melalui penggunaan listrik secara bijak, memaksimalkan pencahayaan alami, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan di kalangan warga sekolah.

Menurutnya, keberlangsungan pembelajaran tatap muka tidak hanya menjaga stabilitas layanan publik di sektor pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Baca Lainnya

Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

26 Juli 2026 - 15:33 WIB

Heboh, Kejaksaan Agung Hentikan Pengumpulan Data MBG, Kenapa?

14 Juli 2026 - 05:59 WIB

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolri, Pererat Solidaritas TNI-Polri

13 Juli 2026 - 21:13 WIB

Kenapa Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Cuci Uang, Ini Penyebabnya

13 Juli 2026 - 19:40 WIB

PB PII Dukung Kortastipidkor Polri Usut Tuntas Tiga Dugaan Kasus Korupsi

13 Juli 2026 - 03:34 WIB

Trending di Nasional