Menu

Mode Gelap
DPRD Batam dan Way Kanan Tukar Pengalaman soal Pengawasan Anggaran Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu Perkuat Nilai Loyalitas, ASN Didorong Saling Bersinergi Dukung Kinerja Pimpinan Dekatkan Pelayanan, Eazy Passport Ramaikan Hari Kartini di Nagoya City Walk Mako Bakamla Zona Barat Resmi Beroperasi di Batam, Amsakar Tekankan Sinergi Keamanan Laut MEG Dorong Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Peringatan Hari Bumi 2026 di Rempang

Batam

Batam Uji Coba Sweeper Truck, Debu Jalanan Disapu Mesin

badge-check


					Batam Uji Coba Sweeper Truck, Debu Jalanan Disapu Mesin Perbesar

‎AskaraNews.Com. Batam-Kota Batam mulai mengenal cara baru membersihkan dirinya. Bukan lagi sekadar sapu dan tenaga manual, melainkan mesin yang bergerak pelan di tepi jalan, mengisap debu yang selama ini luput dari pandangan.

 

Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendatangkan dua unit sweeper truck, kendaraan penyapu jalan yang dirancang untuk membersihkan debu, pasir, hingga kotoran halus di badan jalan. Saat ini, armada tersebut sudah mulai beroperasi, meski masih dalam tahap uji coba.


‎Beberapa titik perkotaan menjadi lokasi awal pengujian. Mulai dari kawasan Nagoya, Batam Center, hingga Batuampar, mobil ini tampak bekerja menyisir sisi jalan yang selama ini sulit dijangkau petugas kebersihan.

 

‎“Kemarin sudah kita uji coba di daerah perkotaan seputaran Batam Center bahkan di Batuampar,” kata Kepala DLH Kota Batam, Dohar Mangalondo Hasibuan, kepada Batam Pos, Selasa (24/3) siang.

 

Berbeda dengan metode konvensional, kendaraan ini mampu menjangkau celah sempit di antara aspal dan pembatas jalan, tempat debu dan pasir kerap menumpuk tanpa tersentuh.

 

‎Mesin penyedot di bagian bawah kendaraan bekerja mengangkat kotoran halus yang nyaris tak terlihat, lalu menampungnya dalam tangki.

 

Tak hanya permukaan jalan, Dohar menyebut alat ini juga dapat membantu membersihkan saluran drainase yang tersumbat material ringan.

 

‎Untuk sementara, operasional sweeper truck masih bersifat fleksibel. DLH akan menurunkan armada ke lokasi yang dianggap membutuhkan, sembari menyusun pola kerja yang lebih tetap.

 

‎“Jadwalnya seperti pengangkutan sampah, bisa tiga hari sekali. Nanti kita lihat timing-nya,” ujarnya.

 

Saat ini, pengoperasian masih dalam tahap penyesuaian. Petugas tengah dilatih agar mampu mengendalikan teknologi tersebut secara optimal. Setelah mahir, armada akan dilepas untuk bekerja lebih luas di berbagai titik kota.


‎“Kalau sudah mahir, kita bisa lepas dia di mana-mana untuk menyapu,” kata Dohar.

 

‎‎Setiap kali tangki penampung penuh, hasil sapuan akan dipindahkan ke truk pengangkut, lalu dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur.

 

‎Kehadiran kendaraan ini menjadi langkah kecil menuju wajah kota yang lebih bersih. Debu yang selama ini hanya beterbangan, kini perlahan mulai dikumpulkan, ditarik masuk ke dalam mesin, dan dibawa pergi dari jalanan Batam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Batam dan Way Kanan Tukar Pengalaman soal Pengawasan Anggaran

23 April 2026 - 10:58 WIB

Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

23 April 2026 - 10:29 WIB

Perkuat Nilai Loyalitas, ASN Didorong Saling Bersinergi Dukung Kinerja Pimpinan

23 April 2026 - 10:15 WIB

Dekatkan Pelayanan, Eazy Passport Ramaikan Hari Kartini di Nagoya City Walk

23 April 2026 - 07:23 WIB

Mako Bakamla Zona Barat Resmi Beroperasi di Batam, Amsakar Tekankan Sinergi Keamanan Laut

23 April 2026 - 07:00 WIB

Trending di Advetorial