Menu

Mode Gelap
Menata Nalar, Memahami Kebenaran Sehingga Tidak Terjebak dengan Sifat Egoistik Gubernur Aceh Ke-13 yang juga Tokoh Perdamaian Aceh Dr Zaini Abdullah Berpulang MW KAHMI-FORHATI Kepri Hadirkan Terobosan dan Laksanakan Sunat Massal Hingga Diskusi RUU Usai Penantian Empat Dekade, Kanada Akhirnya Pecah Telur di Piala Dunia GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026

Batam

Kunjungan Menhan Sjafrie ke Batam: Pastikan Kapal Cepat Rudal dan OPV-3 Perkuat Alutsista

badge-check


					Kunjungan Menhan Sjafrie ke Batam: Pastikan Kapal Cepat Rudal dan OPV-3 Perkuat Alutsista Perbesar

AskaraNews,com,Batam-Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa, 17 Maret 2026. Dalam agenda kerjanya, ia menyambangi dua galangan kapal yang tengah memproduksi kapal perang untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut.

Kunjungan pertama dilakukan di PT Palindo Marine Shipyard. Di lokasi tersebut, Menhan meninjau proses refurbishment atau peremajaan kapal patroli tipe FPB-57 milik TNI AL. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, mendampingi langsung kunjungan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengerjaan kapal FPB-57 menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, kapal sedang dalam tahap dok kering atau drydock, dengan proses pengerjaan masih berlangsung di sejumlah titik.

“Selain meremajakan kapal lama, PT Palindo juga terlibat dalam pengadaan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 serta pembangunan kapal serang ringan untuk kebutuhan operasional TNI AL,” ujar Rico.

Tak hanya fokus pada kebutuhan dalam negeri, galangan ini juga dilibatkan dalam kerja sama internasional. PT Palindo disebut akan berperan dalam pembangunan kapal bantu oseanografi, termasuk alih teknologi di bidang hidro-oseanografi.

“Ini langkah penting untuk meningkatkan penguasaan teknologi nasional sekaligus memperkuat ekosistem industri pertahanan dalam negeri,” tegasnya.

Usai dari PT Palindo, rombongan menuju PT Batamec. Di galangan ini, Menhan mengecek langsung pembangunan kapal tipe Offshore Patrol Vessel (OPV-3) yang dipesan Kementerian Pertahanan.

Rico menjelaskan, kapal tersebut dirancang dengan spesifikasi modern. Kapal dilengkapi radar, sensor, serta combat management system untuk mendukung patroli dan pengawasan wilayah laut nasional.

Kunjungan Menhan ke dua galangan kapal ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda. Selain mendorong kemandirian industri alat utama sistem persenjataan (alutsista), program ini juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi nasional.

“Kami pastikan setiap pengadaan alutsista tak sekadar memenuhi kebutuhan operasional, tapi juga memberi multiplier effect. Mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas industri, hingga penguatan sektor maritim sebagai kepentingan strategis nasional,” pungkas Rico.

Baca Lainnya

GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda

13 Juni 2026 - 01:05 WIB

Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi

13 Juni 2026 - 00:23 WIB

Kodaeral IV Batam Gagalkan Kiriman Sabu Ekstasi Rp 1, 9 Miliar dari Malaysia

12 Juni 2026 - 20:12 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

12 Juni 2026 - 15:23 WIB

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kebugaran, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang Gelar Mini Soccer Bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau

12 Juni 2026 - 13:43 WIB

Trending di Batam