Menu ✖

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

Batam

Dua Pekan Setelah Kandas, Proses Pembersihan di Pantai Dangas Berlanjut, KLH Turunkan 3 Ahli Sekaligus

badge-check


 Dua Pekan Setelah Kandas, Proses Pembersihan di Pantai Dangas Berlanjut, KLH Turunkan 3 Ahli Sekaligus Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Dua pekan upaya pembersihan tumpahan limbah atas insiden kandasnya Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera (MGS) di perairan Pulau Dangas dan daratan di Kecamatan Sekupang, masih berlangsung.

Salah seorang petugas pengelola pantai pemancingan, Novrianto, menjelaskan bahwa setelah kapal itu kandas dan sebagian muatannya terdampar di sekitar Pantai Tangga Seribu hingga ke tempatnya, perusahaan langsung mengerahkan puluhan orang untuk mengumpulkan jumbo bag yang terdampar di bibir pantai.

“Perusahaan mengerahkan puluhan orang untuk mengutip jumbo bag yang mendarat ke bibir pantai, puluhan orang itu merupakan dari pihak perusahaan,” kata Novri di pelataran pantai pemancingan.

Pantai pemancingan itu berjarak ±1 kilometer (Km) dengan perairan tempat kandasnya kapal.

Selain pihak perusahaan mengerahkan puluhan orang untuk membersihkan bibir pantai itu, masyarakat nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sekupang, juga ikut membantu dalam pembersihan serta diberi kompensasi upah oleh perusahaan.
“Masyarakat di sini juga ikut membantu, termasuk KNTI, tapi kita kerja bukan gotong royong. Kita ikut membantu membersihkan limbah yang tercecer itu digaji, perusahaan tidak menyuruh dengan cuma-cuma,” ujarnya.

Hampir dua minggu lamanya, kata Novri, pihak perusahaan terus bekerja untuk membersihkan sisa-sisa limbah yang tercecer di bibir pantai yang merupakan bebatuan.
“Selama dua minggu ini, warga di sini dan pihak perusahaan juga bekerja membersihkan bibir pantai setiap harinya,” kata Novri.

Selain mengumpulkan jumbo bag, warga dan pihak perusahaan juga membersihkan batu-batu yang ada di bibir pantai itu dengan menyemprotkan air sabun (Spray chemical sabun) yang terdampak minyak.

Pada Rabu (04/02/2026) sejumlah orang yang tergabung dalam asosiasi perusahaan pengelola limbah di Batam juga turut membantu.
“Rabu kemarin juga puluhan orang dari perusahaan katanya, ikut membersihkan juga,” jelas Novri.

Dari perkiraan Novri, persentase pembersihan bibir pantai itu telah mencapai hampir 90 persen, dan pekerjaan pembersihan masih berlangsung sampai dengan waktu yang belum ditentukan.
“Sampai hari ini, pembersihan masih berlangsung, namun kita tidak menemukan lagi jumbo bag, sekarang fokusnya pembersihan bebatuan ini saja,” kata Novri.

Banyak Mengaku Warga Tempatan
Di beberapa pemberitaan, banyak mengaku sebagai warga tempatan yang terdampak akibat pencemaran yang tidak disengaja itu.
“Kami warga di sini juga heran kalau baca beberapa di pemberitaan, yang mengaku warga di sini, terkadang namanya yang tertera dalam berita itu, tidak pernah kami dengar di sini,” ujar Novri

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 06:52 WIB

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini.

25 September 2026 - 06:04 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 03:02 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 12:42 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 09:06 WIB

Trending di Batam