Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Tekanan Anggaran Bayangi Pemerintahan Robinsar, Honor RT/RW Belum Mengalami Kenaikan Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen Gubernur Ansar Tinjau SPPG di Anambas, Pastikan Mutu dan Kualitas Gizi Makanan 3.100 Pelari Siap Ramaikan BTN Kepri MoonRun 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Gubernur Ansar Agendakan Kunker ke Anambas, Tinjau SPPG dan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Peresmian Pelantar HDPE

Batam

Dua Pekan Setelah Kandas, Proses Pembersihan di Pantai Dangas Berlanjut, KLH Turunkan 3 Ahli Sekaligus

badge-check


 Dua Pekan Setelah Kandas, Proses Pembersihan di Pantai Dangas Berlanjut, KLH Turunkan 3 Ahli Sekaligus Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Dua pekan upaya pembersihan tumpahan limbah atas insiden kandasnya Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera (MGS) di perairan Pulau Dangas dan daratan di Kecamatan Sekupang, masih berlangsung.

Salah seorang petugas pengelola pantai pemancingan, Novrianto, menjelaskan bahwa setelah kapal itu kandas dan sebagian muatannya terdampar di sekitar Pantai Tangga Seribu hingga ke tempatnya, perusahaan langsung mengerahkan puluhan orang untuk mengumpulkan jumbo bag yang terdampar di bibir pantai.

“Perusahaan mengerahkan puluhan orang untuk mengutip jumbo bag yang mendarat ke bibir pantai, puluhan orang itu merupakan dari pihak perusahaan,” kata Novri di pelataran pantai pemancingan.

Pantai pemancingan itu berjarak ±1 kilometer (Km) dengan perairan tempat kandasnya kapal.

Selain pihak perusahaan mengerahkan puluhan orang untuk membersihkan bibir pantai itu, masyarakat nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sekupang, juga ikut membantu dalam pembersihan serta diberi kompensasi upah oleh perusahaan.
“Masyarakat di sini juga ikut membantu, termasuk KNTI, tapi kita kerja bukan gotong royong. Kita ikut membantu membersihkan limbah yang tercecer itu digaji, perusahaan tidak menyuruh dengan cuma-cuma,” ujarnya.

Hampir dua minggu lamanya, kata Novri, pihak perusahaan terus bekerja untuk membersihkan sisa-sisa limbah yang tercecer di bibir pantai yang merupakan bebatuan.
“Selama dua minggu ini, warga di sini dan pihak perusahaan juga bekerja membersihkan bibir pantai setiap harinya,” kata Novri.

Selain mengumpulkan jumbo bag, warga dan pihak perusahaan juga membersihkan batu-batu yang ada di bibir pantai itu dengan menyemprotkan air sabun (Spray chemical sabun) yang terdampak minyak.

Pada Rabu (04/02/2026) sejumlah orang yang tergabung dalam asosiasi perusahaan pengelola limbah di Batam juga turut membantu.
“Rabu kemarin juga puluhan orang dari perusahaan katanya, ikut membersihkan juga,” jelas Novri.

Dari perkiraan Novri, persentase pembersihan bibir pantai itu telah mencapai hampir 90 persen, dan pekerjaan pembersihan masih berlangsung sampai dengan waktu yang belum ditentukan.
“Sampai hari ini, pembersihan masih berlangsung, namun kita tidak menemukan lagi jumbo bag, sekarang fokusnya pembersihan bebatuan ini saja,” kata Novri.

Banyak Mengaku Warga Tempatan
Di beberapa pemberitaan, banyak mengaku sebagai warga tempatan yang terdampak akibat pencemaran yang tidak disengaja itu.
“Kami warga di sini juga heran kalau baca beberapa di pemberitaan, yang mengaku warga di sini, terkadang namanya yang tertera dalam berita itu, tidak pernah kami dengar di sini,” ujar Novri

Baca Lainnya

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

7 November 2026 - 13:00 WIB

Buka Jambore PKK Batam 2026, Amsakar Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Pemberdayaan Keluarga

7 November 2026 - 10:59 WIB

Pemko Batam Lindungi Data Pribadi dalam Layanan Publik Digital

7 November 2026 - 10:45 WIB

Pameran Pembangunan Batam, Amsakar Achmad Ajak Generasi Muda Melihat Kilas Balik Pembangunan Batam

7 November 2026 - 10:35 WIB

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 09:53 WIB

Trending di Batam