Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan

Nasional

JK Tegaskan Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan dan Jaga Harmoni Lingkungan

badge-check


 JK Tegaskan Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan dan Jaga Harmoni Lingkungan Perbesar

AskaraNews.com,Jakarta-Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menegaskan masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan penjaga harmoni lingkungan usai melantik KH. Ma’mun Al Ayubi sebagai Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta beserta jajaran pimpinan.

Pelantikan Pimpinan Wilayah DMI DKI Jakarta masa khidmat 2025–2030 berlangsung di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2/2026), dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta alim ulama.

Dalam arahannya, JK sapaan akrab Jusuf Kalla menekankan, peran masjid tidak boleh dibatasi hanya sebagai tempat ibadah.

Menurutnya, masjid memiliki fungsi strategis dalam membangun kehidupan sosial, ekonomi, sekaligus menjaga persatuan umat di tengah dinamika kota metropolitan seperti Jakarta.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah. Prinsip pokoknya memang tempat ibadah, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat yang berdiskusi, memelihara lingkungan, dan menjaga persatuan,” ujarnya.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI itu juga mengingatkan pentingnya menjadikan masjid sebagai ruang inklusif yang merangkul semua kalangan tanpa sekat identitas kedaerahan.
“Tidak ada masjid Betawi, tidak ada masjid Sumatra, tidak ada masjid Sulawesi. Semua boleh. Masjid memelihara persatuan,” katanya.

Masjid Berinovasi Pemberdayaan Ekonomi Umat
Selain soal persatuan, JK turut menyoroti penggunaan pengeras suara di masjid, khususnya di wilayah perkotaan yang jarak antarmasjidnya berdekatan.

Ia mengingatkan agar penggunaannya diatur dengan bijak demi menjaga kenyamanan bersama.
“Pengajian sebelum azan cukup lima menit. Tidak perlu panjang-panjang. Ceramah juga tidak perlu disiarkan ke luar masjid. Cukup yang di dalam saja agar tidak saling bertabrakan dengan suara masjid lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengaturan tersebut penting untuk menjaga ketertiban lingkungan, termasuk menghormati warga yang sakit, anak-anak yang bersiap ke sekolah, maupun pekerja yang memulai aktivitas sejak pagi hari.

Tak hanya itu, JK mendorong pengurus masjid untuk berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi umat. Ia mencontohkan sejumlah masjid yang mengembangkan unit usaha seperti kedai kopi (coffee shop) sebagai upaya membuka lapangan pekerjaan.

“Masjid harus berkreatif. Ada masjid yang membuat usaha seperti coffee shop untuk memberi orang pekerjaan. Ini bagian dari membangun masyarakat,” katanya.

Dalam konteks kebencanaan, ia juga menegaskan masjid memiliki peran strategis sebagai tempat perlindungan sementara. Fasilitas seperti air, toilet, dan ruang yang memadai dinilai dapat dimanfaatkan bagi warga terdampak bencana.

Pelantikan pengurus DMI DKI Jakarta periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi momentum penguatan fungsi masjid di ibu kota, bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai simpul persatuan, pemberdayaan sosial, serta penggerak ekonomi umat yang menjaga harmoni lingkungan.

Baca Lainnya

DEN Dorong MBG Prioritaskan Wilayah 3T, Desa dan Masyarakat Miskin

21 Oktober 2026 - 05:32 WIB

PB PII Desak Presiden Evaluasi Total Menteri Kehutanan: Karhutla Terus Meluas, Pelajar Ikut Menanggung Dampaknya

20 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Sekjen PP KMHDI Ingatkan Pemerintah Cegah Penguasaan Lahan Bekas Kebakaran oleh Oligarki

20 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Evaluasi Dua Tahun Prabowo–Gibran: Stop Program Populis, Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis

20 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Kongres Syarikat Islam ke-42 di Surabaya berlangsung sukses, Lancar dan Khidmat.

19 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Trending di Nasional