Askaranews.com. Kota Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Pameran Temporer “Jejak Langkah Lintas Zaman Budaya” Tahun 2026 di Museum Tanjungpinang Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Sabtu (10/10/2026). Pameran ini menghadirkan lebih dari 100 koleksi sejarah dan budaya yang merekam perjalanan panjang peradaban Tanjungpinang.
Pameran yang berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Oktober 2026, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang. Pembukaan pameran dilakukan oleh Asisten III Setdako Tanjungpinang, Augus Raja Unggul, yang hadir mewakili Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., sekaligus membacakan sambutan Wali Kota.
Lebih dari 100 koleksi yang ditampilkan meliputi artefak, foto historis, naskah kuno, pakaian adat, serta benda-benda etnografi. Berbagai koleksi tersebut menggambarkan perjalanan sejarah Tanjungpinang sejak masa Kerajaan Riau-Lingga, masa kolonial, masa kemerdekaan, hingga menjadi kota otonom pada 2001.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya, Wali Kota Lis Darmansyah menekankan pentingnya menjaga identitas dan warisan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Kemajuan kota, menurutnya, harus berjalan seiring dengan upaya melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri masyarakat Tanjungpinang.
“Kemajuan tidak boleh mencabut kita dari akar budaya. Kita boleh bergerak maju menuju masa depan yang modern, tetapi identitas asli, nilai-nilai kebudayaan, dan budaya Melayu yang menjadi jati diri Tanjungpinang harus tetap lestari dan terjaga,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutannya.
Wali Kota juga mengimbau seluruh satuan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA sederajat, serta masyarakat luas untuk memanfaatkan pameran tersebut sebagai sarana edukasi sejarah dan kebudayaan daerah.
Melalui pameran ini, generasi muda dan pelajar diharapkan dapat mengenal lebih dekat perjalanan sejarah Tanjungpinang sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas dan warisan budaya daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pameran temporer tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang yang disejalankan dengan kegiatan Heritage Run 5K.
“Kota yang maju adalah kota yang tidak melupakan sejarahnya,” demikian pesan Wali Kota yang menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan sejarah dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap pameran ini dapat semakin mengoptimalkan fungsi museum sebagai ruang edukasi, pelestarian, dan pengenalan sejarah daerah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat kepedulian generasi muda terhadap kekayaan budaya Melayu dan perjalanan sejarah Kota Tanjungpinang. (Red)


























