Gubernur Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN Diskominfo Tanjungpinang Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Syariah AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON

Tanjungpinang

Bayar Retribusi Kebersihan Makin Mudah, Pemko Tanjungpinang Hadirkan Layanan Digital

badge-check


 Bayar Retribusi Kebersihan Makin Mudah, Pemko Tanjungpinang Hadirkan Layanan Digital Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Salah satunya melalui digitalisasi pembayaran retribusi kebersihan dengan memanfaatkan Virtual Account dan QRIS Bank BTN yang terintegrasi dengan Simpati.

Layanan tersebut secara resmi diluncurkan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (30/9/2026).

Raja Ariza mengatakan, penerapan sistem pembayaran digital tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun pengelolaan retribusi yang lebih tertib, transparan, dan mudah dipantau.

“Ini merupakan bagian dari upaya kita menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dan tertib. Masyarakat dimudahkan dalam membayar, sementara pemerintah dapat memantau penerimaan dengan lebih baik,” ujar Raja Ariza.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengakses layanan, termasuk dalam melakukan transaksi pembayaran. Karena itu, pemerintah perlu beradaptasi dengan menghadirkan layanan yang cepat, praktis, sekaligus tetap menjamin tertib administrasi.

Melalui BALE Community, Virtual Account dan QRIS Bank BTN, masyarakat memiliki pilihan pembayaran retribusi secara non-tunai. Sementara integrasi dengan Simpati mendukung pemerintah dalam melakukan pemantauan data wajib retribusi, transaksi, verifikasi pembayaran hingga penerimaan secara berkala.

“Setiap pembayaran yang dilakukan masyarakat harus tercatat dengan baik, dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan. Ini penting untuk membangun tata kelola yang transparan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Namun, Raja Ariza menegaskan, kemudahan pembayaran harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kebersihan. Menurutnya, masyarakat yang telah memenuhi kewajibannya melalui pembayaran retribusi berhak mendapatkan pelayanan persampahan yang semakin baik.

“Jangan hanya bagaimana masyarakat membayar yang kita pikirkan, tetapi pelayanan yang diberikan juga harus terus ditingkatkan. Pembayarannya dipermudah, administrasinya ditertibkan, dan pelayanan kebersihan juga harus semakin baik,” tegasnya.

Ia juga meminta agar penerapan sistem pembayaran digital tersebut disosialisasikan secara luas dengan melibatkan perangkat wilayah, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW. Pendampingan kepada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan transaksi digital juga perlu menjadi perhatian.

“Teknologi harus membuat pelayanan semakin dekat dan mudah bagi masyarakat. Jangan sampai karena kita menggunakan teknologi, justru ada masyarakat yang merasa kesulitan,” katanya.

Raja Ariza berharap penerapan sistem tersebut terus dievaluasi dengan membuka ruang bagi masukan masyarakat. Data yang dihasilkan melalui sistem digital juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan retribusi kebersihan.

Di akhir sambutannya, Raja Ariza mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan membayar retribusi kebersihan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan Kota Tanjungpinang.

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan petugas kebersihan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari manfaatkan kemudahan teknologi ini untuk mendukung pengelolaan retribusi yang lebih tertib dan pelayanan kebersihan yang semakin baik,” pungkasnya. (Red)

Baca Lainnya

Diskominfo Tanjungpinang Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Syariah

24 Oktober 2026 - 07:03 WIB

DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

23 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku

23 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan

23 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Trending di Tanjungpinang